Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 09 April 2026 | 19:50 WIB
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (7/4/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah rencana pemindahan kampus Institut Kesenian Jakarta ke kawasan wisata Kota Tua.
  • Pemerintah menyediakan ruang ekspresi bagi mahasiswa IKJ di Kota Tua sebagai upaya memperluas ekosistem kesenian Jakarta.
  • Revitalisasi kawasan Kota Tua akan didukung pembangunan berbasis transit guna meningkatkan aksesibilitas serta menghidupkan aktivitas seni kreatif.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo secara resmi memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar mengenai rencana pemindahan kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke kawasan bersejarah Kota Tua.

Isu ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan akademisi dan pegiat seni di ibu kota.

Pramono menegaskan bahwa fokus pemerintah provinsi saat ini bukan memindahkan institusi pendidikan tersebut secara fisik, melainkan mengintegrasikan aktivitas seni ke dalam denyut nadi kawasan wisata sejarah tersebut.

Pramono menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana memindahkan kampus seni tersebut, namun akan menyediakan ruang bagi seniman untuk berkarya di kawasan itu.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa ekosistem kesenian di Jakarta memiliki wadah yang lebih luas dan representatif di lokasi yang memiliki nilai historis tinggi.

Penegasan ini sekaligus menjawab kekhawatiran mahasiswa dan staf pengajar IKJ mengenai perubahan lokasi perkuliahan yang selama ini berpusat di Taman Ismail Marzuki (TIM).

“Jadi saya ingin meluruskan, IKJ nanti ataupun seniman-seniman akan kita kasih ruang tempat untuk berekspresi seluas-luasnya di Kota Tua. Bahwa nanti akan ada gedung yang kami persiapkan untuk IKJ, iya. Tetapi setelah kami kaji bukan kemudian kami akan memindahkan IKJ,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Pernyataan tersebut menekankan bahwa penyediaan fasilitas di Kota Tua adalah upaya ekspansi ruang kreatif, bukan relokasi institusi.

Lebih lanjut ia memaparkan, pemindahan IKJ justru berpotensi menggeser tujuan utama pengembangan Kota Tua sebagai destinasi wisata berbasis budaya.

baca juga

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menjaga keseimbangan antara fungsi pendidikan dan fungsi rekreasi sejarah yang selama ini menjadi daya tarik utama kawasan di Jakarta Barat tersebut.

Nantinya kawasan tersebut akan diarahkan menjadi wadah bagi aktivitas seni dan pelestarian kultural Jakarta.

Rencana itu melibatkan transformasi gedung-gedung tua yang ada untuk dialihfungsikan menjadi galeri, studio, atau ruang pertunjukan yang bisa diakses oleh publik maupun komunitas seni.

Dengan kehadiran para seniman dari IKJ, diharapkan atmosfer kreatif di Kota Tua akan semakin hidup dan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pramono menyebut karakter Kota Tua memiliki kemiripan dengan kawasan bersejarah di Eropa.

Ia menilai kawasan tersebut bisa dikembangkan sebagai etalase budaya Jakarta yang kuat, mengingat struktur bangunan dan tata ruangnya yang unik.

Visi ini merujuk pada keberhasilan kota-kota besar di dunia dalam mengelola kawasan tua mereka menjadi pusat ekonomi kreatif yang modern tanpa menghilangkan identitas aslinya.

“Kota Tua ini kan sebenarnya seperti Amsterdam-nya Belanda karena setipe,” kata Pramono.

Selain memperkuat budaya dan seni dalam proses revitalisasi Kota Tua, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menyiapkan pembangunan berbasis transit (transit oriented development/TOD) berskala besar di kawasan tersebut.

Konsep TOD ini dirancang untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju Kota Tua melalui integrasi berbagai moda transportasi massal seperti KRL Commuter Line, TransJakarta, dan rencana pengembangan MRT Jakarta jalur Utara-Selatan.

Pramono meyakini integrasi transportasi dan ruang publik di kawasan itu akan memperkuat daya tarik Kota Tua sebagai destinasi wisata sekaligus pusat kegiatan seni.

Sebelumnya, Pramono juga sempat menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI hanya memindahkan ruang ekspresi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke Kota Tua, bukan tempat mahasiswa mengenyam pendidikan kesenian tersebut.

Hal ini berarti kegiatan belajar mengajar formal tetap akan berlangsung di lokasi semula, sementara Kota Tua akan berfungsi sebagai "panggung luar" bagi hasil karya dan kreativitas mahasiswa IKJ.

Berpindahnya ruang ekspresi IKJ itu diharapkan dapat menjadi pemantik untuk menghidupkan kembali Kota Tua sebagai kawasan cagar budaya.

Kehadiran aktivitas seni yang rutin dan terorganisir dianggap mampu mencegah kawasan tersebut menjadi mati atau sekadar menjadi objek foto tanpa narasi budaya yang mendalam.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seni menjadi strategi utama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang menghargai warisan sejarahnya.

Dalam pelaksanaannya, proyek besar ini tidak akan dijalankan sendiri oleh pemerintah daerah. Pramono mengungkapkan adanya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat untuk memastikan pendanaan dan manajemen kawasan berjalan optimal.

"Kemudian nanti di Kota Tua, kami bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan juga dengan Kementerian Investasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari

Skandal Foto AI di JAKI: Kronologi hingga Pencopotan Lurah Kalisari

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:48 WIB

Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua

Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang

News | Kamis, 09 April 2026 | 19:09 WIB

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:38 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Pramono Desak Polisi Usut Begal Sadis Petugas Damkar di Gambir: Tak Boleh Ada Main Hakim Sendiri!

Pramono Desak Polisi Usut Begal Sadis Petugas Damkar di Gambir: Tak Boleh Ada Main Hakim Sendiri!

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:54 WIB

Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah

Aturan WFH ASN Jakarta: Kamera Wajib Nyala, Dilarang Keluar Rumah

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah

Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:08 WIB

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:33 WIB

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:03 WIB

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:35 WIB

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:07 WIB

50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'

50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:03 WIB

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:44 WIB

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:05 WIB

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

×