Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB
Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi (Antara)
  • Iran klaim menang atas Amerika Serikat setelah bertahan selama empat puluh hari peperangan.

  • Sepuluh syarat gencatan senjata Iran resmi diterima sebagai dasar negosiasi di Islamabad.

  • Militer Iran berhasil melumpuhkan belasan pangkalan militer dan menembus sistem pertahanan Israel.

Setidaknya terdapat 17 pangkalan militer yang menjadi sasaran hingga sistem pertahanan udara Zionis dilaporkan mengalami kelumpuhan total.

Kemampuan Iran dalam mengirimkan proyektil ke kota-kota besar di Israel menjadi faktor penekan utama dalam konflik ini.

Hal ini menunjukkan bahwa jarak dan kecanggihan teknologi pertahanan lawan tidak lagi menjadi penghalang bagi militer Iran.

Ketabahan dalam menghadapi agresi bertubi-tubi membuat Iran berada pada posisi untuk mendikte jalannya proses perdamaian dunia.

Keberhasilan menahan serangan tersebut menjadi dasar kuat bagi Iran untuk mengajukan syarat-syarat yang sangat ketat.

“Syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini, Republik Islam Iran meraih kemenangannya. Islam memperoleh kemenangan atas musuh-musuhnya,” ucap Dubes Iran menambahkan.

Sepuluh Syarat Permanen Gencatan Senjata

Kerangka kerja sepuluh poin ini menjadi syarat mutlak bagi Amerika Serikat jika ingin menghentikan eskalasi kekerasan.

Beberapa poin krusial mencakup pengakuan internasional atas hak Iran dalam melakukan pengayaan uranium secara mandiri.

Iran juga menuntut pencabutan total seluruh sanksi ekonomi yang selama ini membebani rakyat dan pemerintahan mereka.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah tuntutan penarikan seluruh personel militer Amerika Serikat dari wilayah Timur Tengah.

Persyaratan ini juga mencakup penghentian total segala bentuk aksi permusuhan di seluruh lini, termasuk wilayah Lebanon.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Ravanchi, mengonfirmasi bahwa sepuluh poin tersebut telah diterima sebagai basis dialog.

Penerimaan kerangka kerja ini menjadi sinyal positif bagi masa depan stabilitas keamanan di wilayah kedaulatan Iran dan sekutunya.

"Iran selalu menyambut diplomasi dan dialog," katanya, seraya menegaskan bahwa negosiasi tidak boleh menjadi dalih untuk agresi baru.

Pemerintah Iran secara tegas menolak format gencatan senjata yang hanya digunakan lawan untuk mempersenjatai diri kembali.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi solusi permanen dan bukan sekadar jeda sementara bagi persiapan perang baru di masa depan.

Konflik ini berawal dari eskalasi militer yang meningkat tajam antara Iran dan kekuatan aliansi Amerika Serikat-Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Selama 40 hari pertempuran, kedua pihak terlibat dalam aksi saling serang yang melibatkan pangkalan militer strategis dan infrastruktur pertahanan udara.

Iran menggunakan momentum keberhasilan pertahanannya untuk mendorong agenda diplomasi di Pakistan dengan mengajukan syarat-syarat kedaulatan yang selama ini menjadi sengketa, termasuk program nuklir dan kehadiran militer asing di kawasan Teluk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:20 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB