Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 08:51 WIB
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Donald Trump memerintahkan blokade laut Iran setelah jalur diplomasi di Pakistan gagal total.

  • Militer AS bersiaga penuh untuk melanjutkan serangan jika tuntutan penghentian nuklir diabaikan.

  • Kebijakan blokade ini berisiko menaikkan harga minyak dunia dan memicu resistensi publik Amerika.

Suara.com - Kegagalan misi diplomatik Amerika Serikat di Islamabad memicu keputusan drastis Presiden Donald Trump untuk melakukan blokade laut total terhadap Iran, termasuk Selat Hormuz.

Langkah ini diambil setelah negosiasi maraton selama 20 jam yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance tidak membuahkan kesepakatan damai.

Dikutip dari BBC, Trump secara tegas menyatakan bahwa akses laut internasional tidak akan diberikan kepada pihak yang memberikan dukungan finansial ilegal kepada Iran.

Presiden AS Donald Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth. [RollingStone]
Presiden AS Donald Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth. [RollingStone]

Strategi ini menandai berakhirnya periode tenang singkat dan mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati kedua belah pihak.

Fokus utama blokade ini adalah untuk mencekik sumber pendapatan utama Teheran sekaligus memaksa mereka menghentikan ambisi pengembangan senjata nuklir.

Militer Amerika Serikat kini dalam posisi siap tempur untuk melanjutkan operasi serangan jika situasi di lapangan kembali memanas.

Trump menegaskan bahwa pasukan Paman Sam tetap melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz demi menjamin keamanan jalur perdagangan sekutu.

"Tidak ada seorang pun yang membayar tol ilegal akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," tulis Trump dalam unggahannya.

Ia juga menambahkan bahwa militer AS sudah dalam kondisi "terkunci dan terisi" serta siap menyerang pada waktu yang dianggap tepat.

baca juga

Keyakinan Trump sangat kuat bahwa Iran pada akhirnya akan menyerah dan memberikan segala tuntutan yang diajukan oleh pihak Amerika.

Perbedaan Data Dan Target Blokade

Meski Trump mengklaim adanya kemajuan, pejabat internal AS mengungkapkan masih banyak poin pertentangan yang belum terselesaikan selama proses negosiasi.

Isu kontrol Iran atas Hormuz dan dukungan terhadap kelompok milisi regional seperti Houthi serta Hizbullah tetap menjadi ganjalan utama.

Komando Pusat militer AS memperjelas bahwa blokade ini mencakup penghentian seluruh kapal yang menuju atau berasal dari dermaga di Iran.

Kebijakan ini mengundang kritik tajam dari kalangan legislatif yang meragukan efektivitas penutupan jalur maritim sebagai alat diplomasi paksaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

News | Senin, 13 April 2026 | 08:23 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×