Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 April 2026 | 08:51 WIB
Breakingnews! Donald Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz dan Laut Iran
Donald Trump resmi memerintahkan blokade laut Iran setelah negosiasi damai di Islamabad menemui jalan buntu. (Gemini AI)
  • Donald Trump memerintahkan blokade laut Iran setelah jalur diplomasi di Pakistan gagal total.

  • Militer AS bersiaga penuh untuk melanjutkan serangan jika tuntutan penghentian nuklir diabaikan.

  • Kebijakan blokade ini berisiko menaikkan harga minyak dunia dan memicu resistensi publik Amerika.

"Saya tidak mengerti bagaimana memblokade selat itu entah bagaimana akan mendorong orang Iran untuk membukanya," ujar Senator Mark Warner dari Virginia.

Dunia kini menanti reaksi negara-negara besar seperti China yang sangat bergantung pada pasokan minyak mentah dari wilayah Iran tersebut.

Keputusan blokade ini membawa risiko besar terhadap lonjakan harga energi yang dapat mengguncang stabilitas ekonomi banyak negara di dunia.

Keresahan juga muncul dari dalam negeri Amerika Serikat mengingat dukungan publik terhadap keterlibatan perang di Timur Tengah mulai menurun.

Anggota Kongres Mike Turner berpendapat bahwa tindakan keras ini diperlukan untuk memaksa semua pihak segera duduk bersama di meja perundingan.

"Presiden, dengan mengatakan bahwa kita tidak akan membiarkan mereka memutuskan siapa yang boleh lewat, pastinya memanggil semua sekutu kita dan semua orang ke meja perundingan," ungkap Turner.

Bayang-Bayang Kegagalan Perang Berkepanjangan

Survei terbaru menunjukkan mayoritas warga Amerika merasa operasi militer terhadap Iran saat ini tidak berjalan sesuai dengan harapan pemerintah.

Tujuan utama seperti penghapusan permanen program nuklir dan kebebasan rakyat Iran dianggap masih sangat jauh dari kata tercapai secara nyata.

Trump kini menghadapi pilihan sulit antara terus meningkatkan agresi militer atau menarik diri dari perang yang semakin tidak populer di mata pemilih.

Di tengah situasi genting ini, sang Presiden justru terlihat menghadiri pertandingan tarung bebas UFC di Miami bersama para penasihat seniornya.

Ketidakpastian ini diprediksi akan menjadi pertaruhan politik besar bagi Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu yang akan segera digelar.

Konflik ini bermula dari kebuntuan jangka panjang terkait ambisi nuklir Teheran yang dianggap mengancam keamanan global dan dominasi Amerika di wilayah tersebut.

Upaya gencatan senjata selama dua minggu sempat memberikan harapan, namun perbedaan prinsip mengenai kontrol Selat Hormuz membuat situasi kembali di ambang kehancuran.

Blokade laut kini menjadi instrumen baru untuk menguji ketahanan Iran menghadapi sanksi militer langsung di tengah ancaman krisis kemanusiaan yang mulai membayangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

Kemhan Klarifikasi Isu Prabowo Teken Perjanjian Militer soal Pesawat AS Bebas Melintas di Indonesia

News | Senin, 13 April 2026 | 08:23 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:44 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:11 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB