Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 10:58 WIB
Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz
Selat Hormuz (Freepik)
baca 10 detik
  • Donald Trump mengancam menenggelamkan kapal Iran jika mendekati blokade laut di Selat Hormuz.

  • Perundingan damai di Pakistan gagal mencapai kesepakatan terkait pengawasan program nuklir Iran.

  • Blokade maritim memicu krisis kemanusiaan yang menyebabkan 20.000 pelaut terjebak di tengah laut.

Suara.com - Eskalasi perang di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah Amerika Serikat secara resmi memperketat pengepungan maritim.

Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat memberikan instruksi tegas untuk melumpuhkan seluruh armada kapal serang milik Iran.

Dikutip dari Al Jazeera, perintah penghancuran tersebut berlaku bagi setiap kapal cepat Teheran yang mencoba menerobos zona blokade laut di Selat Hormuz.

Secara geopolitik, Selat Malaka jauh lebih strategis dari Selat Hormuz. Komoditas perdagangan yang melintasi Selat Malaka juga lebih banyak dan lebih penting ketimbang Hormuz. [Suara.com/Gemini/Syahda]
Secara geopolitik, Selat Malaka jauh lebih strategis dari Selat Hormuz. Komoditas perdagangan yang melintasi Selat Malaka juga lebih banyak dan lebih penting ketimbang Hormuz. [Suara.com/Gemini/Syahda]

Langkah militer agresif ini diambil sebagai respons atas kegagalan dialog diplomatik yang sebelumnya dilangsungkan di Pakistan.

Situasi di jalur pelayaran strategis tersebut kini menjadi medan tempur potensial yang mengancam arus logistik energi global.

Militer Amerika Serikat telah memastikan bahwa status blokade kini mencakup seluruh akses keluar dan masuk pelabuhan Iran.

Pembatasan ketat ini tidak hanya menyasar kapal domestik tetapi juga seluruh armada internasional yang menuju wilayah Teheran.

Trump menyatakan bahwa meskipun kekuatan laut Iran telah banyak berkurang namun sisa-sisa armada mereka tetap berbahaya.

Ia menegaskan bahwa pasukan Amerika Serikat tidak akan ragu memusnahkan kapal Iran jika dianggap mengancam keamanan blokade.

baca juga

Klaim sepihak menyebutkan terdapat puluhan kapal yang mencoba melintas di tengah situasi perang yang terus memanas tersebut.

Kegagalan Diplomasi dan Garis Merah Washington

Kebijakan blokade total ini mencuat tepat setelah delegasi tingkat tinggi Amerika Serikat kembali tanpa membawa kesepakatan damai.

Wakil Presiden JD Vance memimpin negosiasi tersebut namun tidak menemukan titik temu mengenai penghentian konflik bersenjata.

Pemerintah Amerika Serikat tetap bersikeras untuk mengontrol penuh seluruh cadangan uranium yang telah diperkaya oleh pihak Iran.

Washington menuntut adanya sistem verifikasi internasional yang ketat guna mencegah potensi pengembangan senjata nuklir di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:46 WIB

Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?

Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:38 WIB

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah

News | Selasa, 14 April 2026 | 10:26 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×