Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
Blokade total terhadap seluruh aktivitas pelabuhan Iran resmi diberlakukan militer Amerika Serikat guna meruntuhkan dominasi Teheran di Selat Hormuz. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat resmi memberlakukan blokade militer di seluruh pelabuhan Iran mulai Senin ini.

  • Presiden Trump mengancam akan menghancurkan siapapun yang membayar pungutan liar kepada pihak Iran.

  • Operasi ini bertujuan memaksa Iran menghentikan program nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.

Suara.com - Blokade total terhadap seluruh aktivitas pelabuhan Iran resmi diberlakukan militer Amerika Serikat guna meruntuhkan dominasi Teheran di Selat Hormuz.

Langkah drastis ini diambil setelah Washington menilai Iran sengaja memanfaatkan jalur air strategis tersebut sebagai alat pemerasan ekonomi global.

Dikutip dari BBC, kebijakan ini sekaligus menjadi jawaban keras atas kegagalan negosiasi damai yang sebelumnya diharapkan mampu mengakhiri konflik sejak Februari lalu.

ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Militer Amerika Serikat kini memegang kendali penuh untuk menentukan kapal mana yang diizinkan melintas di jalur energi dunia itu.

Washington menegaskan bahwa penutupan akses ini merupakan konsekuensi langsung dari keengganan Iran menghentikan program nuklirnya.

Presiden Donald Trump secara terbuka menginstruksikan Angkatan Laut untuk menindak tegas setiap kapal yang nekat bekerja sama dengan Teheran.

"Saya juga telah menginstruksikan Angkatan Laut kita untuk mencari dan mencegah setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar tol kepada Iran. Tidak ada seorang pun yang membayar tol ilegal akan mendapatkan perjalanan yang aman di laut lepas," tegas Trump.

Pemerintah Amerika Serikat menganggap pungutan yang ditarik oleh Iran selama ini sebagai tindakan ilegal yang merugikan pelayaran internasional.

Selain blokade fisik, militer Amerika Serikat mulai bergerak untuk menyisir dan menghancurkan ranjau-ranjau laut di kawasan tersebut.

baca juga

Trump menuding Iran sengaja menyebarkan ancaman ranjau yang tidak terlihat untuk menakut-nakuti operator kapal kargo global.

Ancaman Serangan Balik Terhadap Teheran

Eskalasi di lapangan diprediksi akan meningkat tajam seiring dengan perintah tembak di tempat bagi pihak yang melawan.

"Setiap orang Iran yang menembak ke arah kita, atau ke kapal-kapal yang damai, akan diledakkan ke neraka!" lanjut Trump dengan nada peringatan keras.

Pihak Amerika Serikat menuntut agar jalur internasional ini segera dibuka tanpa syarat dan tanpa manipulasi keamanan dari pihak Iran.

"Seperti yang mereka janjikan, mereka sebaiknya memulai proses untuk membuka JALUR AIR INTERNASIONAL INI DENGAN CEPAT!" tulis Trump dalam unggahan media sosialnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

Jurus Out of the Box Prananda Surya Paloh Rombak Wajah Garda Pemuda NasDem

Jurus Out of the Box Prananda Surya Paloh Rombak Wajah Garda Pemuda NasDem

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:41 WIB

Indonesia Mau ke Piala Dunia 2030? DPR: Syaratnya Satu, Siapkan Anggaran

Indonesia Mau ke Piala Dunia 2030? DPR: Syaratnya Satu, Siapkan Anggaran

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Ketua KPK dan Jaksa Agung Bahas Nasib Kasus Febrie Adriansyah, Bakal Disupervisi?

Ketua KPK dan Jaksa Agung Bahas Nasib Kasus Febrie Adriansyah, Bakal Disupervisi?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:31 WIB

Didesak Hajar 'Bajingan' Kasus Eks Jampidsus, Prabowo Disentil Jangan Cuma Omon-omon

Didesak Hajar 'Bajingan' Kasus Eks Jampidsus, Prabowo Disentil Jangan Cuma Omon-omon

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:27 WIB

9 Rute Transjakarta Terdampak Rekayasa Imbas Pembongkaran JPO Tendean

9 Rute Transjakarta Terdampak Rekayasa Imbas Pembongkaran JPO Tendean

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:24 WIB

Sempat Sulit Dijual, Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar

Sempat Sulit Dijual, Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen Benny Tjokro Senilai Rp219,7 Miliar

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:16 WIB

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:09 WIB

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:02 WIB

×