Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
Blokade total terhadap seluruh aktivitas pelabuhan Iran resmi diberlakukan militer Amerika Serikat guna meruntuhkan dominasi Teheran di Selat Hormuz. (Gemini AI)
  • Amerika Serikat resmi memberlakukan blokade militer di seluruh pelabuhan Iran mulai Senin ini.

  • Presiden Trump mengancam akan menghancurkan siapapun yang membayar pungutan liar kepada pihak Iran.

  • Operasi ini bertujuan memaksa Iran menghentikan program nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz.

Blokade ini merujuk pada hukum operasi angkatan laut tahun 2022 yang mengizinkan pencegahan akses ke wilayah musuh.

Komando Pusat AS (Centcom) memastikan bahwa seluruh garis pantai Iran kini berada dalam pengawasan ketat radar dan kapal perang.

Meski demikian, pihak militer memberikan waktu toleransi bagi kapal-kapal dari negara netral untuk segera meninggalkan pelabuhan Iran.

Setelah masa tenggang berakhir, setiap kapal yang mencoba masuk atau keluar tanpa izin akan dianggap sebagai target intersep.

Namun, Amerika Serikat tetap membuka celah kecil bagi pengiriman bantuan yang bersifat darurat bagi warga sipil.

Centcom menyatakan akan mengizinkan pengiriman kemanusiaan termasuk makanan dan pasokan medis, namun tetap melalui proses inspeksi ketat.

Sikap Sekutu dan Kekhawatiran Ekonomi

Donald Trump mengklaim bahwa aliansi NATO siap membantu proses pembersihan Selat Hormuz agar kembali aman untuk digunakan.

Inggris, melalui Perdana Menteri Sir Keir Starmer, telah menyiagakan sistem perburuan ranjau di kawasan tersebut namun menolak bergabung dalam blokade.

Juru bicara pemerintah Inggris menyatakan, "Kami sedang bekerja secara mendesak dengan Prancis dan mitra lainnya untuk membentuk koalisi luas guna melindungi kebebasan navigasi."

Secara ekonomi, langkah ini berisiko memicu lonjakan harga minyak dunia karena pasokan energi global kembali terganggu secara signifikan.

"Kita tidak akan membiarkan Iran menghasilkan uang dari menjual minyak kepada orang-orang yang mereka sukai dan bukan kepada orang-orang yang tidak mereka sukai," ujar Trump saat menjelaskan motif ekonominya.

Selat Hormuz merupakan titik sumbat maritim paling penting di dunia yang menghubungkan produsen minyak Timur Tengah dengan pasar global.

Konflik ini pecah sejak 28 Februari dan sempat mengalami masa gencatan senjata dua minggu sebelum blokade ini diumumkan secara resmi.

Iran secara konsisten menggunakan kendali geografisnya atas selat tersebut untuk menekan komunitas internasional lewat tarif lintasan yang sangat tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB