Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Selasa, 14 April 2026 | 14:54 WIB
Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf
Ketua DPW Partai NasDem, DKI Jakarta Wibi Andriano di kantor Majalah Tempo, Selasa (14/4/2026). (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Majalah Tempo meminta maaf atas pemberitaan merger Partai NasDem dengan Partai Gerindra edisi 13-19 April 2026.
  • Partai NasDem menilai visualisasi sampul majalah tersebut merendahkan harkat dan martabat kader serta pengurus partai.
  • Tempo berkomitmen memuat permohonan maaf dalam 1x24 jam guna mencegah pelaporan NasDem ke pihak Dewan Pers.

Suara.com - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengaku jika pihak Majalah Tempo telah meminta maaf atas pemberitaannya yang dimuat dalam edisi 13-19 April 2026.

Dalam pemberitaan itu Tempo menyebut jika Partai NasDem bakal melakukan penggabungan atau merger bersama Partai Gerindra.

Ketua DPW Partai NasDem, DKI Jakarta Wibi Andriano mengatakan jika Majalah Tempo telah melakukan permintaan maaf dan klarifikasi atas hasil jurnalistiknya yang ditampilkan.

Wibi mengatakan, berdasarkan perspektifnya, Tempo merasa ada kekhawatiran jika NasDem bakal dicaplok oleh partai tertentu.

“Mengklarifikasi bahwasanya Tempo dalam perspektifnya memvisualkan bahwasanya kondisi ada kekhawatiran dari Tempo, Partai NasDem sebagai salah satu mitra strategis Tempo dalam memperjuangkan pilar demokrasi, ada kekhawatiran dicaplok oleh kelompok tertentu ataupun partai tertentu,” katanya, kepada wartawan di Kantor Majalah Tempo, Selasa (14/4/2026).

Wibi mengatakan, agar semuanya menjadi jelas, mungkin saja dalam perspektifnya Majalah Tempo berpihak kepada NasDem.

Akan tetapi edisi yang menampilkan cover Surya Paloh menanggalkan sepatu dan jas, dan seakan berjalan dengan lesu dinilai merendahkan harkat dan martabat Partai NasDem.

“Nah, ini ingin kita make it clear di Tempo. Dalam POV atau perspektif Tempo mungkin dia ingin mengesankan berpihak pada NasDem,” kata Wibi.

“Tapi bagi kami di NasDem, apa yang ditampilkan Tempo itu adalah merendahkan harkat dan martabat daripada kader Partai NasDem,” imbuhnya.

baca juga

Sehingga antara Tempo dan NasDem, lanjut Wibi, tidak memiliki kesamaan dalam sudut pandang. Sehingga hal ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda.

“Nah, ini ada dua hal yang tidak match dan kita luruskan di situ,” katanya.

Dalam 1x24 jam ke depan, kata Wibi, Tempo juga diminta untuk memuat pernyataan maaf atas apa yang dirasakan oleh Partai NasDem.

“Tempo mengakui itu dan bersama Partai NasDem dalam waktu 1x24 jam yang kita mintakan kepada Tempo, Tempo akan memuat permintaan maaf atas hal yang memang dirasakan oleh Partai NasDem itu adalah sesuatu yang merendahkan,” ujarnya.

Hari ini, NasDem sebelumnya berencana untuk melaporkan hal ini ke Dewan Pers. Namun dengan permintaan maaf secara langsung, dan menyanggupi memuat permintaan maaf, hal itu diurungkan.

“Kami akan menunggu apa yang menjadi komitmen kami bersama Tempo barusan dalam waktu 1x24 jam kita tunggu permintaan daripada Tempo dan mohon maaf. Bilamana itu juga tidak ditampilkan maka esok hari kita akan datang lagi dengan mungkin kader yang lebih banyak ke kantor Tempo untuk menuntut komitmen daripada Tempo dan juga kita akan datang ke Dewan Pers,” tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:26 WIB

Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk

Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:05 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Terkini

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:18 WIB

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:14 WIB

'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung

Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena

Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU

Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?

Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI

Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR

Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:05 WIB

×