Jepang Cek PLTN Onagawa dan Fukushima Daini Usai Gempa Besar dan Tsunami Hari Ini

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 April 2026 | 17:24 WIB
Jepang Cek PLTN Onagawa dan Fukushima Daini Usai Gempa Besar dan Tsunami Hari Ini
ILUSTRASI PLTN (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 7,5 memicu pemeriksaan keamanan ketat di PLTN Fukushima dan Onagawa.

  • Pemerintah Jepang memerintahkan evakuasi warga pesisir guna menghindari potensi tsunami setinggi 3 meter.

  • Operasional kereta cepat Tokyo-Aomori dihentikan sementara untuk memastikan keamanan jalur transportasi publik.

Wilayah Aomori, Hokkaido, hingga Iwate kini berada dalam status waspada tinggi terhadap terjangan gelombang laut.

Pemerintah setempat mengeluarkan perintah tegas agar seluruh penduduk segera meninggalkan area dekat bibir pantai.

"Warga yang berada di kawasan pesisir dan sungai, dimohon melakukan evakuasi sekarang juga ke tempat yang lebih tinggi dan aman."

Instruksi ini diberikan karena adanya kekhawatiran potensi tsunami yang mampu mencapai ketinggian tiga meter.

Evakuasi ke dataran tinggi dianggap sebagai satu-satunya cara efektif untuk menghindari risiko fatal gelombang besar.

Petugas di lapangan terus menyisir area sungai guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal di zona bahaya.

Status Keamanan Energi dan Transportasi

Pemerintah Jepang memastikan bahwa hingga detik ini stabilitas energi di Aomori dan Miyagi masih terkendali.

"Tidak ada situasi abnormal terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir," ungkap perwakilan pemerintah dalam keterangannya.

baca juga

Meski demikian, sektor transportasi mengalami gangguan signifikan demi menjamin keselamatan para penumpang publik.

Layanan kereta cepat yang menghubungkan Tokyo dengan Prefektur Aomori terpaksa dihentikan sementara secara total.

Penangguhan operasional ini dilakukan sampai jalur rel dinyatakan benar-benar aman dari risiko pergeseran tanah.

Perdana Menteri Sanae Takaichi secara langsung meminta masyarakat untuk mematuhi protokol keselamatan tanpa terkecuali.

Beliau menekankan pentingnya perpindahan cepat ke lokasi yang lebih tinggi untuk mengantisipasi tsunami susulan.

Ketegasan pemimpin negara ini diharapkan mampu meminimalisir potensi jatuhnya korban jiwa di tengah kepanikan warga.

Sejauh ini, tim tanggap darurat belum menerima laporan mengenai adanya korban meninggal dunia akibat guncangan.

Kerusakan infrastruktur publik yang bersifat masif juga belum terlihat berdasarkan laporan pantauan udara awal.

Gempa bumi yang terjadi pada Senin pukul 14:52 WIB ini menambah daftar panjang sejarah seismik aktif di Jepang.

Negara ini memang berada di wilayah cincin api Pasifik yang membuatnya sangat rentan terhadap aktivitas tektonik.

Kejadian ini kembali mengingatkan publik pada pentingnya standar keamanan ketat pada setiap operasional PLTN.

Sistem mitigasi bencana Jepang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia dalam menghadapi ancaman tsunami.

Proses verifikasi kerusakan terus berjalan seiring dengan penurunan status peringatan secara bertahap oleh otoritas terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi

Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi

News | Senin, 20 April 2026 | 17:16 WIB

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

BMKG Pastikan Tsunami Jepang Tidak Sampai Indonesia

News | Senin, 20 April 2026 | 17:02 WIB

Jepang Dihantam Tsunami Pertama usai Gempa Besar 7,5 SR

Jepang Dihantam Tsunami Pertama usai Gempa Besar 7,5 SR

News | Senin, 20 April 2026 | 16:51 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×