- CENTCOM AS berhasil memaksa 27 kapal berbalik arah dalam operasi blokade laut di sekitar wilayah Iran baru-baru ini.
- Angkatan Laut AS melumpuhkan dan menyita kapal kargo Touska di Teluk Oman pada Minggu, 19 April 2026 kemarin.
- Tindakan tegas tersebut dilakukan USS Spruance dengan menembaki sistem propulsi kapal kargo yang nekat menerobos blokade laut tersebut.
Suara.com - Komando Pusat militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim telah berhasil memukul mundur puluhan kapal yang mencoba menembus blokade laut yang mereka terapkan di sekitar Iran.
Dalam sepekan terakhir, operasi ini menunjukkan eskalasi yang signifikan.Melalui pernyataan di platform media sosial X pada Senin (20/4/2026), CENTCOM mengumumkan hasil dari operasi blokade mereka.
"Sejak dimulainya blokade terhadap kapal-kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, pasukan AS telah memerintahkan 27 kapal untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan Iran," tulis Komando Pusat AS (CENTCOM).
Untuk memperkuat klaimnya, militer AS juga merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan personel Angkatan Laut mereka sedang memberikan peringatan kepada sebuah kapal tanker di perairan Teluk.
Tindakan paling keras terjadi pada hari Minggu (19/4/2026). Sebuah kapal kargo bernama Touska nekat mencoba menerobos barikade laut dan akhirnya dilumpuhkan serta disita oleh Angkatan Laut AS di Teluk Oman.
Menurut laporan New York Times, ini adalah upaya pertama sebuah kapal kargo mencoba menghindari blokade.
“Pesan yang beredar adalah sebagian besar kapal tidak ingin berlayar ke sana,” ujar Kevin Donegan, pensiunan wakil laksamana dan mantan komandan Angkatan Laut tertinggi di Timur Tengah.
Proses pelumpuhan kapal Touska pun berjalan dramatis. Setelah mengabaikan serangkaian peringatan radio, kapal perusak USS Spruance terpaksa mengambil tindakan tegas.
CENTCOM menyatakan bahwa USS Spruance menembakkan beberapa peluru dari meriam Mk-45 kaliber 5 inci ke arah sistem propulsi kapal tersebut untuk menghentikan lajunya.
Saat ini, tim Marinir AS dilaporkan tengah melakukan penggeledahan intensif terhadap ribuan kontainer di atas kapal Touska.
Sementara itu, militer Iran mengulangi ancamannya untuk mengambil tindakan balasan atas penyitaan kapal tersebut.