Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 21 April 2026 | 17:47 WIB
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
Prabowo Subianto dan Donald Trump [USTradeRep]

Suara.com - Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan tajam di kawasan Asia.

Sejumlah analis menilai kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama militer biasa, tetapi memiliki dampak strategis besar terhadap keseimbangan kekuatan di Indo-Pasifik.

Bahkan China disebut-sebut merasa semakin tertekan terkait pakta tersebut karena posisi geografis Indonesia yang sangat vital dalam jalur perdagangan energi dunia.

Lantas bagaimana penjelasan selengkapnya? Begini kata pakar Julien Chaisse, professor hukum di City University of Hong Kong dan President of the Asia Pacific FDI Network seperti telah Suara.com rangkum dari SCMP

Pakta Pertahanan Indonesia-AS

Secara resmi, pakta pertahanan baru ini dibingkai dalam bahasa diplomatik yang aman yakni peningkatan pelatihan militer, kerja sama pendidikan, hingga latihan gabungan.

Namun inti yang paling penting justru berada pada penguatan kemampuan di bidang sistem maritim, bawah laut, dan teknologi otonom.

Tambahan dukungan seperti pemeliharaan peralatan militer, perbaikan, hingga penguatan latihan pasukan khusus membuat kerja sama ini tidak lagi sekadar simbolis.

Para pengamat menilai, ini adalah fondasi dari interoperabilitas militer jangka panjang antara kedua negara.

Indonesia Tetap Netral, Tapi Posisi Geografis Tidak Bisa Diabaikan

baca juga
Momen Presiden Prabowo Subianto ditelepon Presiden AS Donald Trump. (Ist)
Momen Presiden Prabowo Subianto ditelepon Presiden AS Donald Trump. (Ist)

Pemerintah Indonesia kembali menegaskan bahwa negara ini tidak berpihak pada blok kekuatan mana pun dan tetap berpegang pada prinsip "bebas dan aktif".

Namun dalam praktik geopolitik, posisi Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peta strategi global.

Sebagai negara yang menguasai jalur penting seperti Strait of Malacca, Indonesia otomatis menjadi bagian penting dalam dinamika keamanan maritim dunia.

Meski kerja sama ini tidak menjadikan Indonesia sekutu formal Amerika Serikat, hubungan militer yang semakin intens tetap dianggap sebagai perubahan signifikan dalam lanskap kawasan.

Para pakar menilai, justru karena posisi netral inilah Indonesia menjadi aktor kunci yang diperebutkan pengaruhnya oleh berbagai kekuatan besar dunia.

Mengapa Pakta Ini Dianggap Penting?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia

AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 17:20 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

Serangan Trump ke Iran Upaya Mengelak dari Epstein Files? Begini Kata Presiden AS

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:57 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif

Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:22 WIB

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:18 WIB

Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!

Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:16 WIB

Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat

Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:15 WIB

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:13 WIB

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:06 WIB

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:03 WIB

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

×