Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 10:35 WIB
Kapal Kontainer Ditembak Kapal Perang di Dekat Selat Hormuz
Selat Hormuz (Suara.com)
  • Gunboat IRGC menyerang kapal kontainer di perairan Oman tanpa peringatan radio terlebih dahulu.

  • Jembatan navigasi kapal mengalami kerusakan berat akibat tembakan namun kru dipastikan selamat.

  • Tidak ditemukan dampak lingkungan atau kebakaran pada kapal pasca serangan di lokasi kejadian.

Suara.com - Aksi penembakan sepihak oleh kapal cepat bersenjata di lepas pantai Oman memicu alarm bahaya bagi keamanan jalur pelayaran internasional.

Insiden ini menandai pola serangan tanpa komunikasi radio yang secara langsung menyasar struktur vital pengemudian kapal komersial di wilayah tersebut.

Dikutip dari Anadolu, meski kerusakan material pada jembatan kapal cukup signifikan, seluruh personel dilaporkan berhasil selamat tanpa cedera fisik sedikit pun.

Laporan resmi United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebutkan lokasi kejadian berada sekitar 15 mil laut timur laut Oman.

Nakhoda kapal kontainer tersebut mengidentifikasi bahwa penyerang merupakan gunboat yang memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Tanpa diawali peringatan suara melalui radio, kapal cepat tersebut langsung melepaskan tembakan yang menyasar bagian jembatan kapal.

Kutipan resmi dari otoritas maritim menegaskan status keamanan lingkungan di lokasi kejadian pasca serangan bersenjata tersebut.

"Tidak ada laporan mengenai kebakaran atau dampak lingkungan. Seluruh kru dilaporkan selamat," ungkap United Kingdom Maritime Trade Operations.

Kondisi Terkini Kapal dan Awak

Dampak dari rentetan tembakan tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada sistem dan struktur navigasi utama di bagian atas kapal.

Beruntung, sistem tangki bahan bakar dan muatan kapal tidak terkena dampak sehingga tidak terjadi kebocoran yang mencemari laut.

Pihak keamanan maritim saat ini terus memantau pergerakan kapal kontainer tersebut untuk memastikan mereka mencapai pelabuhan terdekat.

Identitas kapal secara spesifik masih dirahasiakan demi alasan keamanan operasional dan keselamatan awak yang masih bertugas.

Ketegangan di jalur pelayaran ini diperkirakan akan membuat biaya asuransi pengiriman barang di kawasan Teluk meningkat tajam.

Peristiwa ini menambah panjang daftar gangguan keamanan terhadap kapal-kapal sipil yang melintasi wilayah perairan strategis di dekat Selat Hormuz.

Wilayah 15 mil laut dari Oman dikenal sebagai zona padat logistik global yang sangat sensitif terhadap aktivitas militer dan gesekan politik regional.

Kehadiran unit-unit patroli cepat yang agresif di kawasan ini sering kali menjadi titik picu konflik antara otoritas internasional dengan kekuatan lokal.

Serangan ini terjadi di tengah pengawasan ketat dunia internasional terhadap aktivitas militer laut yang mengganggu rantai pasok global.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan balasan atau klarifikasi resmi dari pihak terkait mengenai alasan pembukaan api tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!

Menkeu Purbaya Usul Pajak di Selat Malaka, Malaysia-Singapura: Jangan Berani-berani!

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:48 WIB

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:21 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB