Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 April 2026 | 11:59 WIB
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
Cole Tomas Allen (CNN)
baca 10 detik
  • Cole Tomas Allen ditangkap setelah melakukan penembakan terencana di White House Correspondents Dinner.

  • Tersangka merupakan mantan guru berprestasi yang meninggalkan catatan pengakuan berisi motivasi kebencian politik.

  • Otoritas mengamankan senjata ilegal dan menyelidiki transformasi ideologi radikal dari rekam jejak pelaku.

Suara.com - Aksi nekat Cole Tomas Allen di ajang White House Correspondents’ Association Dinner mengungkap sisi gelap transformasi seorang pendidik menjadi tersangka penyerangan pejabat negara.

Upaya pembunuhan berencana ini mengguncang publik setelah Allen menembakkan peluru ke arah pengamanan ketat Gedung Putih demi mengincar jajaran administrasi Presiden Donald Trump.

Dikutip dari CNN, penyelidikan kini beralih pada analisis mendalam terhadap catatan tertulis yang ditinggalkan pria berusia 31 tahun tersebut sebelum melancarkan aksi kekerasannya di Washington.

Cole Tomas Allen (CNN)
Cole Tomas Allen (CNN)

Dokumen tersebut menjadi bukti krusial bagi otoritas keamanan untuk membedah ideologi radikal yang memicu seorang guru berprestasi berpindah ke jalur kriminalitas bersenjata.

Allen secara sadar mengakui bahwa tindakannya merupakan pengkhianatan terhadap relasi sosial dan profesional yang selama ini ia bangun di California.

“Biarkan saya memulainya dengan meminta maaf kepada semua orang yang kepercayaannya telah saya sia-siakan,” tulis pesan tersebut.

Pernyataan yang dikirimkan kepada pihak keluarga itu menegaskan bahwa target utamanya adalah para pejabat tinggi pemerintah pusat.

Allen menyadari konsekuensi moral dan hukum dari pilihannya dengan menuliskan kalimat penutup yang dingin.

“Saya tidak mengharapkan pengampunan,” ungkap isi catatan yang kini disita oleh pihak berwenang sebagai barang bukti utama.

baca juga

Kemarahan politik yang mendalam menjadi motor penggerak utama di balik narasi perlawanan yang ia bangun secara sistematis.

Saudara perempuan tersangka mengungkapkan bahwa Cole mulai menunjukkan kecenderungan radikal saat aktif dalam gerakan sayap kiri di wilayah Los Angeles.

Aktivitas politik tersebut berjalan beriringan dengan hobi baru Allen dalam mengoleksi senjata api dan berlatih secara rutin di lapangan tembak.

Setelah mematangkan rencana, ia menempuh perjalanan panjang menggunakan kereta api dari Los Angeles menuju Chicago hingga berakhir di Washington DC.

Pelaku membawa persenjataan lengkap berupa pistol semi-otomatis kaliber .38 serta sebuah senapan shotgun kaliber 12 untuk menyerang sasaran.

Sebelum mendekati lokasi acara, Allen sempat melabeli dirinya sendiri dalam sebuah tulisan dengan sebutan yang cukup provokatif.

Ia menyebut dirinya sebagai “Friendly Federal Assassin” atau pembunuh federal yang ramah sembari menyuarakan sentimen keras terhadap kepemimpinan Trump.

Ketegangan memuncak di luar hotel Washington Hilton saat Allen mencoba menerobos barikade keamanan yang dijaga ketat oleh Secret Service.

Tersangka sempat melepaskan beberapa tembakan yang mengenai seorang agen pelindung presiden, meski nyawa agen tersebut terselamatkan oleh rompi antipeluru.

Plt Jaksa Agung Todd Blanche mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan dengan cepat saat situasi di dalam ruang perjamuan sedang mencekam.

“Kami masih berusaha memahami motifnya. Dari penyelidikan awal kami, tampaknya tersangka menargetkan anggota administrasi,” tutur Blanche.

Jeanine Pirro selaku Jaksa AS untuk Distrik Columbia kini menjerat Allen dengan dakwaan berlapis terkait penggunaan senjata api dan penyerangan petugas.

Ironisnya, Allen dikenal sebagai sosok cerdas lulusan California Institute of Technology (CalTech) tahun 2017 pada bidang teknik mesin.

Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi persekutuan Kristen dan bahkan sempat diberitakan media lokal karena menciptakan prototipe rem darurat kursi roda.

Dunia profesionalnya juga cemerlang dengan predikat “Teacher of the Month” pada Desember 2024 di lembaga bimbingan belajar C2 Education.

Selain mengajar, ia juga merambah dunia digital sebagai pengembang gim video dengan merilis judul gim non-kekerasan bernama Bohrdom.

Penangkapan Allen bermula dari kekhawatiran keluarga yang menerima pesan ancaman tersebut, di mana sang saudara laki-laki langsung melapor ke polisi.

Meski memiliki latar belakang agama yang kuat, Allen berdalih bahwa serangan tersebut tidak bertentangan dengan prinsip keyakinan yang ia anut selama ini.

“Menolehkan pipi saat orang lain ditindas bukanlah perilaku Kristen; itu adalah keterlibatan dalam kejahatan penindas,” argumennya dalam catatan itu.

Allen menutup pesannya dengan luapan emosi mengenai kebijakan pemerintah yang ia anggap telah melampaui batas toleransinya.

“Saya merasakan kemarahan saat memikirkan semua yang telah dilakukan pemerintahan ini,” pungkas tulisan Cole Tomas Allen tersebut.

Kejadian ini bermula dari aksi penembakan yang dilakukan Cole Tomas Allen, seorang guru dan pengembang gim asal Torrance, California, di acara tahunan White House Correspondents’ Association Dinner.

Allen yang memiliki rekam jejak akademik impresif di CalTech diduga mengalami radikalisasi politik setelah bergabung dengan grup aktivis "The Wide Awakes".

Meskipun senjata yang digunakan dibeli secara legal dan ia lolos pemeriksaan latar belakang FBI, kebenciannya terhadap administrasi Donald Trump mendorongnya melakukan perjalanan lintas negara bagian untuk melakukan penyerangan bersenjata yang akhirnya melukai satu agen Secret Service.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi

News | Senin, 27 April 2026 | 11:42 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×