Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 April 2026 | 10:36 WIB
Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (YouTube/Office of the Presidenr of Ukraine)
baca 10 detik
  • Zelensky menuduh Israel sengaja menampung gandum hasil jarahan Rusia di pelabuhan domestik.

  • Israel membantah tuduhan tersebut dan menuntut bukti hukum yang kuat dari pihak Ukraina.

  • Uni Eropa mengancam sanksi bagi entitas yang memfasilitasi perdagangan ilegal hasil perang Rusia.

Laporan investigasi media Haaretz mengungkap bahwa skandal ini bukan pertama kalinya terjadi di pelabuhan Israel.

Setidaknya terdapat empat pengiriman gandum ilegal Rusia yang berhasil bersandar di pelabuhan Israel tahun ini.

Data menunjukkan praktik serupa telah berlangsung sejak 2023 dengan total pengiriman mencapai lebih dari 30 kali.

Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, langsung memanggil Duta Besar Israel di Kyiv untuk memprotes keras.

Kyiv merasa Israel tidak merespons peringatan diplomatik yang telah disampaikan melalui saluran rahasia selama ini.

Uni Eropa kini ikut memantau perkembangan kasus ini dan meminta klarifikasi resmi dari otoritas Israel.

Eropa memperingatkan bahwa mereka siap menjatuhkan sanksi kepada entitas di negara ketiga yang membantu Rusia.

“Kami mengutuk semua tindakan yang membantu mendanai upaya perang ilegal Rusia dan menghindari sanksi Uni Eropa dan tetap siap untuk menargetkan tindakan tersebut dengan mencantumkan individu dan entitas di negara ketiga jika diperlukan,” ujar juru bicara Uni Eropa.

Langkah ini diambil untuk menutup celah penyelundupan hasil bumi Ukraina yang dijual ke pasar global.

baca juga

Ukraina mengeklaim memiliki bukti adanya praktik sistematis dalam memfasilitasi aktivitas ekonomi ilegal Rusia.

Sejak invasi besar-besaran dimulai empat tahun lalu, Rusia secara konsisten dituduh menjarah sumber daya pertanian Ukraina.

Hubungan Israel dan Ukraina terus menegang karena Israel enggan mengirimkan bantuan senjata militer kepada Kyiv.

Tel Aviv memilih tetap menjaga hubungan dengan Moskow demi kepentingan keamanan mereka di kawasan Timur Tengah.

Ukraina kini mulai memposisikan diri sebagai penyedia teknologi pertahanan bagi rival-rival Rusia di berbagai wilayah.

Di sisi lain, bantuan kemanusiaan non-letal menjadi batas maksimal yang diberikan Israel kepada Ukraina sejauh ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:24 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×