Iran Tutup Selat Hormuz dan Siapkan Senjata Rahasia untuk Hadapi Blokade Amerika Serikat

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:40 WIB
Iran Tutup Selat Hormuz dan Siapkan Senjata Rahasia untuk Hadapi Blokade Amerika Serikat
Selat Hormuz (FOX)

Iran menutup akses Selat Hormuz dari Laut Arab bagi kapal musuh dan sekutunya.

Laksamana Muda Shahram Irani memperingatkan adanya senjata rahasia baru untuk menghadapi ancaman asing.

Serangan rudal Iran berhasil melumpuhkan operasional kapal induk Abraham Lincoln selama beberapa waktu.

Suara.com - Angkatan Laut Iran mengambil langkah ekstrem dengan menutup total akses Selat Hormuz dari arah Laut Arab.

Keputusan ini menjadi titik balik krusial dalam peta keamanan maritim global guna memutus logistik pihak musuh.

Dikutip dari Tasnimnews, langkah strategis tersebut diambil sebagai balasan langsung terhadap tekanan internasional yang terus menyudutkan posisi Iran.

Selat Hormuz (CNN)
Selat Hormuz (CNN)

Seluruh kapal yang terafiliasi dengan negara lawan kini dilarang keras melintasi jalur perdagangan energi tersibuk dunia ini.

Penutupan ini sekaligus membuktikan bahwa kedaulatan perairan wilayah tersebut kini berada sepenuhnya di bawah kendali Teheran.

Laksamana Muda Shahram Irani menegaskan bahwa militer Iran tidak akan ragu melakukan tindakan fisik jika ada pelanggaran.

"Mereka bergerak sedikit lebih dekat, kami akan mengambil tindakan operasional tanpa penundaan," tegas Komandan Angkatan Laut Iran tersebut.

Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Kini setiap kapal yang ingin melintas wajib mendapatkan izin resmi dari otoritas Iran sesuai regulasi terbaru.

Kebijakan ketat ini merupakan respons atas upaya blokade ilegal terhadap pelabuhan-pelabuhan utama di wilayah Iran.

Meskipun ditekan, armada domestik Iran dilaporkan tetap berhasil melakukan aktivitas bongkar muat dan mencapai tujuan mereka.

Iran mengklaim telah menyiapkan teknologi tempur mutakhir yang selama ini sangat ditakuti oleh militer negara-negara Barat.

"Republik Islam akan 'segera' menghadapi musuh dengan senjata yang sangat mereka takuti," ujar Irani memberikan peringatan keras.

Dirinya menambahkan bahwa senjata mematikan tersebut saat ini sudah berada di posisi yang sangat dekat dengan lawan.

"Dan itu ada tepat di sebelah mereka (juga), saya harap mereka tidak terkena serangan jantung," ungkap Irani terkait keberadaan senjata itu.

Optimisme musuh untuk menundukkan Iran dalam waktu singkat kini disebutnya hanya menjadi bahan lelucon di akademi militer.

Statistik menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan udara Iran berhasil meredam berbagai gelombang serangan rudal dari platform laut musuh.

Setidaknya tujuh operasi rudal balasan telah dilancarkan secara presisi terhadap kapal induk Amerika Serikat, Abraham Lincoln.

"Pembalasan tersebut mencegah Amerika Serikat untuk dapat meluncurkan pesawat atau melakukan operasi udara dari kapal induk selama jangka waktu tertentu," jelas Irani.

Serangan balasan ini mengakibatkan kelumpuhan operasional pada salah satu aset tempur paling berharga milik armada Amerika Serikat.

Meski musuh telah menambah jumlah kapal perusak, namun posisi militer asing di kawasan tersebut tetap tidak mengalami kemajuan.

Konflik ini memuncak setelah munculnya agresi tanpa provokasi terhadap kedaulatan wilayah Iran yang dimulai sejak 28 Februari lalu.

Angkatan Bersenjata Iran meresponsnya dengan meluncurkan 100 gelombang serangan balasan ke titik sensitif milik Amerika dan Israel.

Area konflik mencakup wilayah luas di Asia Barat sebagai bentuk pertahanan terhadap blokade ekonomi dan militer yang berkepanjangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak

Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:48 WIB

IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran

IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:23 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:52 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB