Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:07 WIB
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Ade Armando mundur dari PSI. (Suara.com/Lilis)
  • Ade Armando resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia di Jakarta pada hari Selasa, 5 Mei 2026.
  • Keputusan pengunduran diri diambil karena Ade sering mendapat sorotan publik serta laporan hukum atas pernyataan pribadinya.
  • DPP PSI menerima pengunduran diri tersebut guna menjaga kebebasan berpendapat Ade tanpa mengaitkannya dengan kepentingan partai politik.

Suara.com - Politikus sekaligus akademisi Ade Armando resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Ade dalam konferensi pers.

“Melalui konferensi pers ini saya menyatakan mengundurkan diri dari PSI. Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama,” kata Ade di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ade menjelaskan, selama ini dirinya kerap menjadi sorotan publik akibat berbagai pernyataan, komentar, hingga kritik yang ia sampaikan. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memicu sejumlah pelaporan terhadap dirinya.

Ia menegaskan tidak menerima tudingan tersebut dan bahkan menyebut sebagian di antaranya sebagai fitnah.

“Misalnya saja saya sengaja menghasut, memprovokasi atau bahkan ada tuduhan saya berfitnah Pak JK (Jusuf Kalla) dan seterusnya. Buat saya tidak ada satupun dari pelaporan tersebut yang bisa saya terima, yang saya anggap memang terjadi, itu bagi saya bahkan sebagian dari pernyataan itu adalah fitnah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali membenarkan bahwa pengunduran diri Ade telah diterima oleh partai.

“DPP PSI menerima pengunduran diri Bang Ade Armando, sehingga sejak tadi malam jam 7, Bang Ade bukan lagi kader PSI,” kata Ahmad Ali.

Ade Armando mundur dari PSI. (Suara.com/Lilis)
Ade Armando mundur dari PSI. (Suara.com/Lilis)

Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan posisi Ade sebagai individu sekaligus figur politik yang kerap dikaitkan dengan partai.

“Dia punya kebebasan, dia punya hak untuk menyampaikan pendapatnya, pikirannya terhadap apa yang menurut dia telah terjadi penyimpangan. Di sisi lain dia adalah masyarakat politik sehingga di dalam dirinya apapun perkataannya, kritikannya selalu dihubungkan dengan PSI,” ujarnya.

Ahmad Ali menegaskan, PSI tidak ingin membatasi kebebasan berpendapat kadernya, termasuk Ade Armando.

“Di sisi lain PSI tidak ingin membungkam mulut atau kebebasan berpendapat yang dimiliki oleh Ade Armando, sehingga kemudian kami dengan sangat terpaksa tentunya dan merasa sedih menerima pengunduran diri beliau sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:19 WIB

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB