- WHO mengonfirmasi sepuluh kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia saat ekspedisi.
- Penyebaran virus terjadi melalui kontak erat antarmanusia, meski otoritas kesehatan menyatakan risiko penularan global saat ini masih rendah.
- Tim medis terus memantau kru kapal dan melakukan penelusuran bersama otoritas kesehatan di Argentina, Chile, serta Uruguay.
Namun jenis Andes virus yang diduga menjadi penyebab wabah di MV Hondius diketahui juga dapat menular antar manusia melalui kontak dekat dalam waktu lama, terutama di ruang tertutup.
Gejala awal penyakit ini biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, dan sakit perut. Dalam kondisi berat, pasien dapat mengalami sesak napas hingga penumpukan cairan di paru-paru.
Hingga kini belum ada vaksin maupun obat antivirus khusus untuk hantavirus.
Penanganan medis masih berfokus pada perawatan suportif dan pemantauan intensif pasien.