WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir

Galih Prasetyo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:45 WIB
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
Pemerintah Argentina mulai menyelidiki kemungkinan negaranya menjadi sumber wabah hantavirus mematikan yang menyerang sebuah kapal pesiar di Samudra Atlantik. [Istimewa]
baca 10 detik
  • WHO mengonfirmasi sepuluh kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia saat ekspedisi.
  • Penyebaran virus terjadi melalui kontak erat antarmanusia, meski otoritas kesehatan menyatakan risiko penularan global saat ini masih rendah.
  • Tim medis terus memantau kru kapal dan melakukan penelusuran bersama otoritas kesehatan di Argentina, Chile, serta Uruguay.

Suara.com - Badan Kesehatan Dunia atau WHO memastikan jumlah kasus global hantavirus saat ini mencapai 10 kasus.

Angka tersebut turun dari laporan sebelumnya setelah satu orang yang sempat diduga terinfeksi dinyatakan negatif.

Direktur Departemen Kesiapsiagaan Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan koreksi data dilakukan setelah hasil pemeriksaan lanjutan dari Amerika Serikat keluar.

“Perhitungan sebelumnya mencakup satu individu dengan hasil tes yang belum pasti. Kami kini menerima konfirmasi lebih lanjut dari Amerika Serikat bahwa orang tersebut negatif,” kata Kerkhove dilansir dari Al Jazeera.

Dari total 10 kasus, delapan di antaranya telah terkonfirmasi melalui tes laboratorium, sementara dua lainnya masih berstatus probable atau dugaan kuat.

Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)
Edukasi tentang Hantavirus. (Kemenkes RI)

Wabah hantavirus ini pertama kali mencuat di kapal pesiar mewah berbendera Belanda, MV Hondius, yang berangkat dari Argentina untuk ekspedisi kutub.

Sejauh ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat wabah tersebut. Namun WHO menegaskan risiko penyebaran global masih tergolong rendah.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan kru kapal yang berjumlah 26 orang masih berada di atas kapal dan terus dipantau.

“Tidak ada individu bergejala di atas kapal saat ini,” ujar Tedros.

baca juga

Meski demikian, WHO mengingatkan masa inkubasi hantavirus bisa mencapai enam minggu.

Karena itu, kemungkinan munculnya kasus baru masih tetap ada ketika para penumpang kembali ke negara masing-masing.

Tedros menegaskan kondisi tersebut bukan berarti wabah semakin meluas.

“Ini tidak berarti wabah berkembang lebih besar. Ini menunjukkan langkah pengendalian berjalan efektif, pengujian laboratorium terus dilakukan, dan pasien mendapatkan perawatan,” katanya.

WHO juga tengah bekerja sama dengan otoritas kesehatan di Argentina, Chile, dan Uruguay untuk menelusuri penyebaran virus tersebut.

Hantavirus umumnya menyebar melalui paparan hewan pengerat yang terinfeksi.

Namun jenis Andes virus yang diduga menjadi penyebab wabah di MV Hondius diketahui juga dapat menular antar manusia melalui kontak dekat dalam waktu lama, terutama di ruang tertutup.

Gejala awal penyakit ini biasanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, dan sakit perut. Dalam kondisi berat, pasien dapat mengalami sesak napas hingga penumpukan cairan di paru-paru.

Hingga kini belum ada vaksin maupun obat antivirus khusus untuk hantavirus.

Penanganan medis masih berfokus pada perawatan suportif dan pemantauan intensif pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

Hantavirus Strain Andes Bisa Menular Antar Manusia, Tapi Harus Kontak Erat dan Lama

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:40 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:53 WIB

Terkini

1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini

1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:20 WIB

'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati

'Tokoh' Pesantren di Way Kanan Diciduk di Kaltim Usai Bertahun-tahun Cabuli Santriwati

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 11:18 WIB

Dua Kata Shin Tae-yong Usai Namanya Diteriakkan Suporter Timnas Indonesia

Dua Kata Shin Tae-yong Usai Namanya Diteriakkan Suporter Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:13 WIB

KPK Geledah Bela Parahyangan, Dalami Dugaan Pemberian Uang untuk Pengurusan HGB

KPK Geledah Bela Parahyangan, Dalami Dugaan Pemberian Uang untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:12 WIB

Timnas Singapura vs Malaysia Jadi Sorotan, Muncul Klaim soal Dugaan Main Mata

Timnas Singapura vs Malaysia Jadi Sorotan, Muncul Klaim soal Dugaan Main Mata

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:11 WIB

Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta

Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 11:06 WIB

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:02 WIB

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:00 WIB

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

×