- Presiden Prabowo Subianto menyatakan warga desa tidak terdampak pelemahan Rupiah karena tidak menggunakan mata uang dolar AS.
- Politisi Guntur Romli mengkritik pernyataan tersebut dan menganggap logika Presiden dapat menyesatkan publik terkait stabilitas ekonomi nasional.
- Guntur menjelaskan pelemahan Rupiah memicu kenaikan harga barang impor yang meningkatkan biaya produksi pertanian serta menekan daya beli.
"Jadi saya yakin sekarang, ada yang selalu entah apa saya nggak mengerti, sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos. Rupiah begini, dolar begini—orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok," tegas Prabowo.
Menurutnya, indikator utama kekuatan bangsa bukan sekadar angka pada nilai tukar dolar, melainkan ketersediaan kebutuhan pokok bagi rakyat.
Ia menjamin bahwa selama sektor pangan dan energi tetap stabil, posisi Indonesia akan tetap kuat dibandingkan negara lain.
"Pangan aman, energi aman. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," imbuhnya.