Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB
Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato. (tangkapan layar)
  • Anggota DPR RI Komarudin  mendesak pemerintah serius menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok akibat pelemahan nilai tukar rupiah.
  • Komarudin menekankan bahwa masyarakat desa saat ini memiliki akses informasi luas dan kritis terhadap dampak ekonomi global.
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia tetap kuat selama ketersediaan pangan dan energi aman meski rupiah melemah.

Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, meminta pemerintah untuk tidak meremehkan dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap masyarakat di pedesaan.

Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut rakyat desa tidak menggunakan dolar, Komarudin mengingatkan bahwa realitas arus informasi saat ini telah jauh berubah dibandingkan zaman dulu.

Ia mendesak pemerintah untuk menanggapi serius merosotnya nilai tukar rupiah demi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, jika harga barang melambung sementara pendapatan rakyat stagnan, dampak sosialnya akan sangat terasa.

"Iya, tetap harus itu menjadi perhatian pemerintah karena untuk menjaga stabilitas harga. Karena kalau harga barang naik, pendapatan rakyatnya tetap segitu, juga pasti akan berdampak," ujar Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Politisi senior PDIP ini menilai bahwa meskipun Presiden berusaha memberikan jawaban yang menyejukkan dan memberi harapan, pemerintah harus sadar bahwa masyarakat kekinian sudah sangat cerdas dan terpapar banyak informasi.

Ia membandingkan kondisi sekarang dengan era Orde Baru di mana informasi bersifat tunggal.

"Presiden memberi jawaban-jawaban yang memberi harapan pada rakyat. Tapi rakyat sekarang dan dulu kan beda. Kalau dulu tidak ada informasi di luar pemerintah, katakanlah Orde Baru hanya satu informasi yaitu TVRI. Jadi kita tidak ada sumber lain," jelasnya.

Namun, di era digital ini, Komarudin menyebut warga desa justru bisa jadi lebih paham kondisi global daripada pejabat karena akses media sosial yang tanpa batas.

"Kalau sekarang, sumber informasi itu cepat sekali. Peristiwa jarum jatuh di Eropa pun orang Indonesia tahu. Orang kampung mungkin lebih tahu dari saya karena mereka tiap hari dengan media sosial. Jadi tidak bisa lagi disamakan," tegasnya.

Ketika ditanya mengenai pengaruh pelemahan rupiah terhadap iklim investasi, Komarudin enggan masuk ke ranah teknis ekonomi.

Namun, ia menekankan logika sederhana yang pernah dialami bangsa Indonesia pada krisis tahun 1998.

"Kalau bagian (investor) itu saya tidak jawab karena saya tidak punya pengetahuan ekonomi (mendalam). Tapi kalau yang kaitan dengan kehidupan rakyat sehari-hari, semua orang juga pasti tahu. Tahun 1998 pun karena anjloknya dolar berdampak pada harga barang," pungkasnya.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan pesan terkait kondisi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pidato sambutannya pada peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 12:14 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

1 Dollar USD Hari Ini Berapa Rupiah? Geger Ucapan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 11:04 WIB

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB

Dolar Tidak Ada di Dompet Kita, Tapi Ada di Harga Beras dan Minyak

Dolar Tidak Ada di Dompet Kita, Tapi Ada di Harga Beras dan Minyak

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:05 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:58 WIB

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:38 WIB

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:33 WIB

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:27 WIB

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

Prabowo Tambah Kekuatan Militer RI, 6 Jet Rafale hingga Rudal Meteor Diserahkan ke TNI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:26 WIB