Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 17:28 WIB
Kisah Kegagalan Netanyahu Jadikan Mahmoud Ahmadinejad Penguasa Iran
Israel dan Amerika Serikat diam-diam mempersiapkan Mahmoud Ahmadinejad sebagai pengganti Ayatollah Ali Khamenei. Tapi rencana itu hancur berantakan. (Shutterstock)
  • The New York Times melaporkan rencana AS dan Israel menempatkan mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, sebagai pengganti Ayatollah Khamenei.
  • Upaya pembebasan Ahmadinejad dari tahanan rumah melalui serangan udara Israel justru melukai dirinya dan menyebabkan rencana tersebut gagal total.
  • Nasib Ahmadinejad kini tidak diketahui setelah ia meragukan rencana Israel dan menghilang pasca serangan militer di Teheran tersebut.

Suara.com - Sebuah laporan terbaru dari surat kabar The New York Times mengungkapkan bahwa Mahmoud Ahmadinejad sudah dipersiapkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu sebagai penguasa Iran untuk menggantikan rezim Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden Trump di awal-awal perang melawan Iran memang pernah mengatakan bahwa sebaiknya Iran diambil alih oleh orang dalam. Ternyata orang dalam yang dimaksud itu adalah Ahmadinejad - eks Presiden Iran yang dikenal sangat anti Israel dan AS.

Adapun rencana untuk menempatkan Ahmadinejad untuk menjadi penguasa Iran dirancang oleh Israel. Ahmadinejad sendiri sudah siap untuk menjadi penguasa Iran menggantikan mendiang Ayatollah Ali Khamenei yang gugur di hari pertama pertempuran.

Adapun Ahmadinejad di beberapa tahun terakhir menjadi tahanan rumah dan diawasi ketat oleh militer Iran. Ia menjadi musuh penguasa di Teheran karena kerap mengkritik pemerintah terkait korupsi dan kebijakan lainnya.

Rencana menjadikan Ahmadinejad sebagai penguasa Iran pengganti Ayatollah Khomenei sendiri diungkap oleh sumber di internal pemerintahan AS dan dikonfirmasi oleh orang dekat Ahmadinejad.

Mengapa rencana Israel gagal?

Adalah kesalahan Israel yang menyebabkan Ahmadinejad gagal menjadi penguasa Iran. Di hari pertama serangan AS dan Israel ke Iran, rumah tempat Ahmadinejad ditahan dibom oleh militer Netanyahu. Rumah tersebut terletak di sebuah jalan buntu.

Pengeboman bertujuan untuk membebaskan Ahmadinejad dari tahanan rumah. Dalam foto satelit yang diperoleh The New York Times, terlihat bahwa rumah Ahmadinejad mengalami kerusakan kecil akibat pengeboman itu. Tapi pos penjagaan di pintu gerbang rumah hancur lebur.

Seorang sumber yang mengaku dekat dengan Ahmadinejad mengakui bahwa serangan itu memang bertujuan untuk membebaskan sang mantan presiden. Menurut dia, Ahmadinejad bisa menjadi seperti Delcy Rodriguez, eks Wakil Presiden Venezuela yang ditempatkan AS sebagai pengganti Nicolas Maduro yang diculik militer AS.

Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Ahmadinejad terluka dalam serangan itu. Meski berhasil selamat, Ahmadinejad kemudian ragu dengan rencana Israel untuk menjadikannya pemimpin Iran. Sejak saat, keberadaan Ahmadinejad tidak diketahui lagi.

Pemilihan Ahmadinejad sebagai calon pemimpin Iran dinilai oleh beberapa pengamat sebagai bukti perang AS dan Israel ke Iran tidak dirancang secara matang.

Meski Ahmadinejad setuju untuk dengan rencana tersebut, ia diketahui sebagai tokoh yang paling keras menentang Israel dan AS. Ahmadinejad, saat menjadi Presiden Iran pada 2003 2013, pernah mengatakan agar Israel dihapus dari muka Bumi. Ia juga menyangkal adanya Holocaust atau genosida terhadap orang Yahudi oleh Hitler. Ia juga salah satu pendukung utama program nuklir Iran.

Tapi ada juga yang menduga bahwa Ahmadinejad sebenarnya sudah direkrut oleh Mossad, badan mata-mata Israel.

Benarkah Ahmadinejad mata-mata Israel?

Ahmadinejad, meski sangat anti-Amerika dan anti-Israel saat menjadi pemimpin Iran, belakangan dikucilkan oleh rezim di Teheran. Ia sering secara terbuka mengkritik pemerintah teokratis Iran dan mulai menjaga jarak dengan Ayatollah Khamenei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir

Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:50 WIB

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

Usai Bertemu Trump, Xi Jinping Langsung Gelar Pertemuan Strategis dengan Putin

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:18 WIB

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:42 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:50 WIB

Terkini

Pemkot Tangsel Matangkan Sistem SPMB 2026, Daftar Anak Sekolah Lebih Mudah dan Transparan

Pemkot Tangsel Matangkan Sistem SPMB 2026, Daftar Anak Sekolah Lebih Mudah dan Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:20 WIB

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:50 WIB

TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!

TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:40 WIB

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:31 WIB

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:18 WIB

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:14 WIB

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:13 WIB

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:48 WIB