Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Bangun Santoso | Adiyoga Priyambodo | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB
Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat
Foto sebagai ILUSTRASI: Sapi jenis Simmental berukuran raksasa milik Rayhan Zaki Pratama (22), peternak muda asal Desa Sukosari, Lumajang resmi dipinang Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi hewan kurban pada Idul Adha 2026.(Beritajatim.com/Ist)
  • Presiden Prabowo menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban bantuan presiden dari dana APBN tahun 2026 ke seluruh wilayah Indonesia.
  • Sapi kurban yang berasal dari peternak lokal dengan ras unggul didistribusikan kepada pemerintah daerah serta berbagai lembaga sosial.
  • MUI menyatakan negara dapat menyalurkan bantuan kurban selama dana tersebut digunakan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban pada Iduladha 2026 menggunakan APBN sekitar Rp100 miliar melalui pos bantuan presiden untuk kemasyarakatan.

Sebanyak 598 ekor sapi didistribusikan ke 38 provinsi dan 514 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia.

Sementara itu, 500 ekor sisanya disalurkan ke lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial, serta tokoh agama dan masyarakat.

Seluruh sapi berasal dari peternak lokal dengan bobot antara 800 kilogram hingga 1,3 ton, terdiri dari berbagai ras unggul seperti Simmental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.

Harga tiap ekor sapi disesuaikan dengan bobot dan lokasi masing-masing daerah penerima.

Langkah Prabowo menggunakan uang negara untuk kurban memantik respons dari kalangan ulama, salah satunya Wakil Sekjen Bidang Fatwa MUI, Aminuddin Yakub.

Aminuddin mengakui bahwa secara syariat, kurban sejatinya adalah perintah bagi individu, bukan lembaga negara.

"Ya, perintah berkurban itu kan sebetulnya untuk individu muslim atau mukmin ya. Artinya berkurban itu hukumnya sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim yang mampu. Nah, bahkan ada mazhab yang mewajibkan kalau dia mampu ya. Tetapi negara itu kan bukan individu, bukan person, ya kan?" ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (26/5/2026).

Namun di sisi lain, Aminuddin menilai penyaluran dana negara untuk kurban tetap dapat dibenarkan selama berorientasi pada kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.

"Negara itu kan punya kewajiban menyejahterakan rakyatnya. Nah, kalau negara kemudian memberikan bantuan, sumbangan untuk rakyat, apalagi dana itu sumbernya dari rakyat, dikembalikan kepada rakyat, ya bagus kalau itu untuk kemaslahatan rakyat," jelasnya.

Aminuddin menegaskan, dari sisi pengembalian manfaat kepada masyarakat, langkah ini tidak bermasalah.

Meski dimensi ibadah kurbannya tetap melekat pada individu muslim.

"Tidak ada masalah dalam arti memberikan kesejahteraan ya pada rakyat, mengembalikan uang rakyat kepada rakyat. Tapi dari sisi berkurbannya sendiri itu, ya kurban itu sesungguhnya adalah perintah kepada individu muslim, mukmin, person," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:05 WIB

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:11 WIB

Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri

Sudah Bertolak ke Prancis, Prabowo Akan Salat Idul Adha di Luar Negeri

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:52 WIB

Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi

Setahun Putusan Sekolah Gratis Mangkrak, JPPI Sebut Presiden Melanggar Sumpah Jabatan dan Konstitusi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:56 WIB

Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya

Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 20:09 WIB

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

Bukan Cuma Lucu, Ada Makna Mendalam di Balik Viral Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Menurut Golkar

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:06 WIB

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

Jateng Panen Penghargaan Pendidikan 2026, Buah Kerja Keras Sepanjang 2025

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:05 WIB

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:45 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:38 WIB