Biar Hemat Gizi Terjamin, DPR Desak Dapur MBG Berbasis Sekolah

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 08 Juni 2026 | 13:36 WIB
Biar Hemat Gizi Terjamin, DPR Desak Dapur MBG Berbasis Sekolah
Foto sebagai ILUSTRASI: Potret dapur MBG (bgn.go.id)
  • Charles Honoris dari Komisi IX DPR RI mendukung moratorium pembangunan dapur baru oleh Badan Gizi Nasional pada Senin, 8 Juni 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis agar lebih efisien di tengah tantangan fiskal negara.
  • Pemerintah diarahkan fokus pada kelompok rentan serta beralih menggunakan dapur berbasis sekolah guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara efektif.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan moratorium atau penangguhan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah bijaksana untuk memastikan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah tantangan fiskal negara.

Charles menyampaikan bahwa langkah BGN untuk melakukan refocusing penerima manfaat serta mengalihkan fokus dari kuantitas ke kualitas adalah strategi yang selama ini dinantikan parlemen.

"Fokus baru kebijakan ini adalah yang selama ini kami tunggu untuk memastikan program berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi masyarakat," ujar Charles dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2026).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, moratorium pembangunan dapur baru harus dimanfaatkan BGN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program, termasuk perbaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Terlebih dalam kondisi keuangan negara yang sedang menghadapi tekanan, langkah menahan ekspansi dan memprioritaskan pembenahan merupakan pilihan yang bijaksana dan bertanggung jawab," tegasnya.

Lebih lanjut, Charles menilai kebijakan refocusing penerima manfaat adalah langkah rasional.

Ia menekankan bahwa program MBG tidak seharusnya bersifat universal, melainkan harus diposisikan sebagai instrumen intervensi gizi bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Prioritas tersebut meliputi balita, anak usia sekolah dari keluarga rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat di wilayah dengan prevalensi masalah gizi yang tinggi.

"Tidak semua anak harus menjadi penerima MBG. Program perlu difokuskan pada mereka yang menghadapi risiko kekurangan gizi, stunting, maupun keterbatasan akses terhadap pangan bergizi. Pendekatan yang lebih terarah akan meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran," tambah Charles.

Selain perbaikan tata kelola, Charles mendorong momentum pembenahan ini digunakan untuk mentransformasi model penyediaan makanan.

Ia mengusulkan agar pendekatan dapur SPPG yang terpusat mulai beralih menuju school-based kitchen atau dapur berbasis sekolah.

Model dapur berbasis sekolah dianggap memiliki banyak keunggulan, di antaranya memangkas biaya logistik dan distribusi, mempermudah pengawasan kualitas makanan, serta melibatkan partisipasi aktif pihak sekolah dan masyarakat sekitar.

"Dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia di sekolah, pemerintah dapat menekan biaya investasi dan operasional. Sekolah juga bisa berperan aktif dalam edukasi gizi dan pemantauan kondisi peserta didik secara langsung," jelasnya.

Charles menekankan bahwa indikator keberhasilan program MBG ke depan tidak boleh hanya diukur dari banyaknya jumlah penerima manfaat, melainkan dari sejauh mana program tersebut mampu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

"Langkah moratorium, penajaman sasaran, dan penguatan kualitas layanan yang ditempuh BGN saat ini layak mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair

Dapur MBG di Palembang Hentikan Operasional, Sebut Anggaran Belum Cair

News | Senin, 08 Juni 2026 | 10:42 WIB

Pemerintah Stop Pendaftaran Dapur MBG, Pencairan Anggaran Tembus Rp88,2 Triliun

Pemerintah Stop Pendaftaran Dapur MBG, Pencairan Anggaran Tembus Rp88,2 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 06:53 WIB

Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!

Abaikan Aspirasi Rakyat Berujung Korupsi, PDIP: Kasus BGN Harusnya Bisa Dicegah Sejak Awal!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:07 WIB

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

Bukan Sekadar Salah Kelola: Ada Pola 'Titip Proyek' di Balik MBG?

Bukan Sekadar Salah Kelola: Ada Pola 'Titip Proyek' di Balik MBG?

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Malah Cengar-cengir Saat Lagu Parodi MBG Diputar di Acara Resmi Kosgoro

Bahlil Malah Cengar-cengir Saat Lagu Parodi MBG Diputar di Acara Resmi Kosgoro

Entertainment | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Transjabodetabek Tak Mungkin Bertahan di Tarif Rp 3.500

Transjabodetabek Tak Mungkin Bertahan di Tarif Rp 3.500

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:47 WIB

Prabowo Didesak Segera Ganti Menteri Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa

Prabowo Didesak Segera Ganti Menteri Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:37 WIB

Wacana '98 Jilid 2' Dinilai Bisa Terjadi Jika Kepercayaan Publik Terus Merosot

Wacana '98 Jilid 2' Dinilai Bisa Terjadi Jika Kepercayaan Publik Terus Merosot

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:20 WIB

IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel

IRGC Luncurkan Operasi Nasr, Targetkan Pangkalan Udara Utama Israel

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:17 WIB

Nikel Indonesia Kuasai Pasar Global, Tapi Apakah Industrinya Sudah Berkelanjutan?

Nikel Indonesia Kuasai Pasar Global, Tapi Apakah Industrinya Sudah Berkelanjutan?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:17 WIB

Jalur Rahasia Forwarder Terbongkar, Jutaan Kosmetik China Ilegal Banjiri Pasar

Jalur Rahasia Forwarder Terbongkar, Jutaan Kosmetik China Ilegal Banjiri Pasar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:10 WIB

Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini

Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:48 WIB

Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran

Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:34 WIB

Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan

Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:14 WIB

Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar

Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:09 WIB