Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus

Bella

Rabu, 10 Juni 2026 | 13:27 WIB
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di seberang Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • PT Pertamina menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter di wilayah Jakarta mulai tanggal 10 Juni 2026.
  • Kenaikan harga tersebut menyebabkan biaya operasional pengemudi ojek online membengkak di tengah kondisi pesanan yang sedang sepi.
  • Para pengemudi ojek online berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan potongan biaya aplikasi sebesar delapan persen untuk membantu ekonomi.

Suara.com - Kenaikan harga Pertamax dikeluhkan para pengemudi ojek online (ojol) yang mengaku semakin tertekan akibat biaya operasional yang membengkak di tengah kondisi orderan yang belum stabil.

Salah satu pengemudi ojol, Ahmad Abidin, mengaku merasakan langsung dampak kenaikan harga bahan bakar tersebut. Pengemudi Honda Vario itu mengatakan selama ini tetap menggunakan Pertamax karena menyesuaikan kebutuhan kendaraannya.

"Pertamax," kata Ahmad saat ditanya jenis bahan bakar yang biasa digunakannya di wilayah Meruya Selatan, Jakarta Barat, Rabu (10/6/2026).

Menurut Ahmad, kenaikan harga Pertamax cukup terasa bagi pengemudi ojol yang menggantungkan penghasilan dari jumlah order harian.

Ia memperkirakan kenaikan harga Pertamax mencapai hampir Rp4.000 per liter dibandingkan harga sebelumnya. Kondisi itu semakin memberatkan ketika pesanan penumpang sedang sepi.

"Berasa juga kita kalau Gojek lagi sepi bagaimana. Iya, jangan-jangan nombok ini entarnya," keluhnya.

Meski harga Pertamax semakin mahal, Ahmad mengaku belum berencana beralih ke Pertalite. Ia khawatir penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah dapat memengaruhi performa motornya.

"Tahu ya, saya takutnya takut ngeden dia. Agak beda soalnya tarikannya ya. Tarikannya beda," katanya.

Selain itu, ia juga mencemaskan dampak penggunaan Pertalite terhadap sistem injeksi kendaraan.

baca juga

"Belum, belum ada ya. Kalau saya ganti takutnya motornya injection-nya kena," ujarnya.

Bagi Ahmad, persoalan terbesar bukan hanya kenaikan harga BBM, tetapi juga minimnya order yang masuk setiap hari.

"Takutnya apa ya... orderannya ya. Orderannya sepi begini. Orderan-orderan Gojek ya kita nombokin terus jadinya. Kan kalau ngisi kan kita nggak mungkin kita full-in," tuturnya.

Keluhan serupa disampaikan pengemudi ojol lainnya, Isdi Yanto. Pengemudi Honda Beat itu menilai kenaikan harga Pertamax otomatis memangkas pendapatan yang mereka bawa pulang.

"Kalau yang saya khawatirkan kan kalau Pertamax naik pendapatan kita udah pasti turun. Karena untuk mengisi bahan bakar aja kan naik gitu kan," kata Isdi, ditemui di wilayah yang sama.

Ilustrasi Pertamax. [Ist]
Ilustrasi Pertamax. [Ist]

Ia mengaku selama ini lebih sering menggunakan Pertamax. Namun, apabila penghasilannya tidak mencukupi, ia terpaksa beralih ke Pertalite.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamax Tembus Rp16.250, Begini 10 Cara Menghemat BBM tanpa Harus Ganti Motor

Pertamax Tembus Rp16.250, Begini 10 Cara Menghemat BBM tanpa Harus Ganti Motor

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:16 WIB

Kenaikan BBM Tuai Kritik, DPR Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi oleh Pemerintah

Kenaikan BBM Tuai Kritik, DPR Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi oleh Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:07 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB

Resmi Naik! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026

Resmi Naik! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:04 WIB

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Daftar Harga BBM Setara Pertamax di SPBU Swasta Per 10 Juni 2026, Ikutan Naik?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Modal Full Tank PCX 160 Tembus Rp131 Ribu Pasca Pertamax Naik, Untungnya Tertolong 3 Fitur Ini

Modal Full Tank PCX 160 Tembus Rp131 Ribu Pasca Pertamax Naik, Untungnya Tertolong 3 Fitur Ini

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:06 WIB

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bagaimana Nasib Harga Pertalite dan BBM Subsidi Lainnya?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:49 WIB

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

Pengusaha Logistik Curhat Harga BBM Naik: Tambahan Biaya Makin Menekan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:12 WIB

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Harga Minyak Kembali Meroket! Serangan AS ke Iran Bikin Harga BBM Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:45 WIB

Pertamax Naik Rp16.250: Pos Anggaran Mana Lagi yang Harus Dikorbankan?

Pertamax Naik Rp16.250: Pos Anggaran Mana Lagi yang Harus Dikorbankan?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×