- Polda Metro Jaya mengerahkan 413 personel gabungan untuk mengamankan dua aksi demonstrasi di Jakarta Pusat pada Selasa (7/7/2026).
- Aksi unjuk rasa tersebut akan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di wilayah Gambir dan Kantor OJK, Sawah Besar.
- Polisi menerapkan rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif demi menghindari kepadatan di lokasi.
Suara.com - Sebanyak 413 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran polsek dikerahkan untuk mengamankan dua aksi demonstrasi yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa (7/7/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, ratusan personel tersebut disiagakan untuk mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman dan tertib.
"Aksi unjuk rasa dari Jaringan Aktivis Peduli Rakyat dan beberapa elemen akan berlangsung di wilayah Gambir," kata Erlyn saat dikonfirmasi, Selasa.
Selain di kawasan Gambir, personel juga akan disiagakan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI di kawasan Sawah Besar. Di lokasi tersebut, aksi demonstrasi rencananya digelar oleh Aliansi Mahasiswa Hukum Peduli Tanah Air.
"Tempat di OJK RI, Sawah Besar," ujarnya.
Erlyn menyebut kedua aksi unjuk rasa dijadwalkan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB.
Terkait rekayasa lalu lintas, polisi menyatakan penerapannya akan bersifat situasional menyesuaikan kondisi di lapangan. Hingga saat ini belum ada informasi mengenai penutupan ruas jalan di sekitar lokasi aksi.
Meski demikian, masyarakat yang akan melintas di kawasan Gambir maupun Sawah Besar diimbau untuk mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.