- Polda Metro Jaya mengungkap kasus eksploitasi seksual anak di wilayah Cibitung, Bekasi, dan Lokasari, Jakarta Barat, pada Juli 2026.
- Pelaku merekrut dan mempekerjakan anak di bawah umur sebagai PSK di kafe, menghasilkan keuntungan mencapai Rp1,7 miliar selama tiga tahun.
- Polisi menyelamatkan korban untuk rehabilitasi di rumah aman serta menjerat para tersangka dengan pasal perlindungan anak dan TPKS.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 20 unit ponsel, buku catatan aktivitas tamu, uang tunai, alat kontrasepsi, cairan pelumas, serta sejumlah obat-obatan.
Polisi juga melakukan tes urine terhadap 37 orang yang ditangkap di lokasi dengan hasil seluruhnya negatif narkoba.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya Pasal 76I juncto Pasal 88 UU Perlindungan Anak (ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp200 juta).
Kemudian, Pasal 12 juncto Pasal 15 huruf f dan g UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) (ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara).