5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol

Galih Prasetyo

Minggu, 26 Juli 2026 | 07:00 WIB
5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol
Ilustrasi Kematian. (pixabay.com)
baca 10 detik
  • Petugas satpam berinisial S (40) ditemukan meninggal dunia dengan tangan terborgol di tepi Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Jumat (24/7/2026).
  • Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat bertugas piket malam, yang kemudian memicu pencarian bersama warga sekitar.
  • Pihak kepolisian membawa jenazah untuk autopsi serta mendalami dugaan kaitan insiden dengan aksi vandalisme.

Suara.com - Kematian seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, menyita perhatian publik.

Korban berinisial S (40) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tidak biasa, memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.

Kondisi korban saat ditemukan memunculkan tanda tanya. Polisi mengungkapkan kedua tangan korban dalam keadaan terborgol.

“Benar, saat ditemukan tangan korban dalam kondisi terborgol. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.

Situasi Waduk Jatiluhur. (suara.com/Dian Rosmala)
Situasi Waduk Jatiluhur. (suara.com/Dian Rosmala)

Berikut lima fakta penting yang terungkap dari peristiwa tersebut:

1. Korban Hilang Saat Piket Malam

S diketahui sedang menjalankan tugas piket malam sebelum dilaporkan hilang kontak sejak dini hari.

Kondisi ini membuat rekan kerja curiga dan segera melakukan pencarian.

2. Ditemukan di Tepi Danau

baca juga

Jasad korban ditemukan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Lokasinya berada di tepi Waduk Jatiluhur setelah pencarian yang melibatkan warga sekitar.

3. Tangan Korban Terborgol

Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terborgol.

Temuan ini menjadi salah satu poin krusial yang kini didalami oleh penyidik.

4. Jenazah Diautopsi

Jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta sebelum dirujuk ke RS Sartika Asih Bandung.

Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.

5. Dugaan Terkait Aksi Vandalisme

Polisi mendalami kemungkinan korban sempat menegur sekelompok orang yang diduga hendak melakukan vandalisme.

Namun, keterkaitan dugaan tersebut dengan kematian korban masih dalam penyelidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:55 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Komnas Perempuan Nilai Lirik Lagu Om Zein Seksis, Disebut Merendahkan Martabat Perempuan

Komnas Perempuan Nilai Lirik Lagu Om Zein Seksis, Disebut Merendahkan Martabat Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:02 WIB

Lagu 'Lalaki Langit' Bupati Purwakarta, Potret Seksisme yang Dinormalisasi

Lagu 'Lalaki Langit' Bupati Purwakarta, Potret Seksisme yang Dinormalisasi

Your Say | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:10 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×