- Petugas satpam berinisial S (40) ditemukan meninggal dunia dengan tangan terborgol di tepi Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Jumat (24/7/2026).
- Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat bertugas piket malam, yang kemudian memicu pencarian bersama warga sekitar.
- Pihak kepolisian membawa jenazah untuk autopsi serta mendalami dugaan kaitan insiden dengan aksi vandalisme.
Suara.com - Kematian seorang petugas satuan pengamanan (satpam) di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, menyita perhatian publik.
Korban berinisial S (40) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tidak biasa, memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.
Kondisi korban saat ditemukan memunculkan tanda tanya. Polisi mengungkapkan kedua tangan korban dalam keadaan terborgol.
“Benar, saat ditemukan tangan korban dalam kondisi terborgol. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.

Berikut lima fakta penting yang terungkap dari peristiwa tersebut:
1. Korban Hilang Saat Piket Malam
S diketahui sedang menjalankan tugas piket malam sebelum dilaporkan hilang kontak sejak dini hari.
Kondisi ini membuat rekan kerja curiga dan segera melakukan pencarian.
2. Ditemukan di Tepi Danau
Jasad korban ditemukan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Lokasinya berada di tepi Waduk Jatiluhur setelah pencarian yang melibatkan warga sekitar.
3. Tangan Korban Terborgol
Saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terborgol.
Temuan ini menjadi salah satu poin krusial yang kini didalami oleh penyidik.
4. Jenazah Diautopsi
Jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta sebelum dirujuk ke RS Sartika Asih Bandung.
Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
5. Dugaan Terkait Aksi Vandalisme
Polisi mendalami kemungkinan korban sempat menegur sekelompok orang yang diduga hendak melakukan vandalisme.
Namun, keterkaitan dugaan tersebut dengan kematian korban masih dalam penyelidikan.