Pinjaman Kopdes Merah Putih hingga Rp3 Miliar Dinilai Berisiko Pangkas 80 Persen Dana Desa

Bella, Lilis Varwati

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:45 WIB
Pinjaman Kopdes Merah Putih hingga Rp3 Miliar Dinilai Berisiko Pangkas 80 Persen Dana Desa
Koperasi Merah Putih (Kopdes) Melawai, Jakarta Selatan, mengungkap kondisi operasionalnya setelah menjadi sorotan publik karena besaran sisa hasil usaha (SHU) yang dinilai sangat minim. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Solidaritas Perempuan menyatakan skema Koperasi Desa Merah Putih memicu pemangkasan Dana Desa hingga 80 persen.
  • Pemotongan anggaran diatur melalui PMK Nomor 49 Tahun 2025 dengan cicilan bersumber dari pemotongan Rekening Kas Umum Negara.
  • Dampak pemotongan anggaran tersebut mengancam keberlanjutan program pemberdayaan perempuan, pelayanan dasar, dan pembangunan infrastruktur desa.

Suara.com - Temuan lapangan dari organisasi kemasyarakatan Solidaritas Perempuan menunjukkan adanya ancaman pengurangan alokasi Dana Desa yang cukup signifikan akibat skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Pemangkasan tersebut diperkirakan mencapai 70 hingga 80 persen di sejumlah daerah.

Staf Peneliti dan Pengembangan Solidaritas Perempuan, Finna Falah Husani, menjelaskan bahwa skema pembiayaan KDMP yang digulirkan saat ini berdampak langsung terhadap stabilitas keuangan desa dan keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.

Finna memaparkan, secara ideal prinsip dasar koperasi bertumpu pada partisipasi aktif para anggotanya melalui pengumpulan simpanan pokok, simpanan wajib, maupun simpanan sukarela. Namun, dalam skema pembiayaan KDMP, pendanaan juga bersumber dari pinjaman perbankan yang disalurkan oleh bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN.

"Melalui skema ini, setelah KDMP dinyatakan layak, pinjaman akan disalurkan kepada pemerintah desa dan digunakan sebagai modal penyertaan bagi KDMP. Setiap koperasi dapat mengakses pinjaman hingga Rp 3 miliar dengan tingkat bunga sekitar 6 persen per tahun dan tenor paling lama 6 tahun," jelas Finna dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Skema pinjaman KDMP tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025.

Meski skema tersebut ditujukan untuk memperkuat modal koperasi, mekanisme pengembalian cicilannya dinilai berpotensi membebani keuangan desa.

Gaji perdana petugas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Blitar mulai dicairkan sejak 2 Juli 2026. [beritajatim.com]
Gaji perdana petugas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Blitar mulai dicairkan sejak 2 Juli 2026. [beritajatim.com]

Pembayaran cicilan pinjaman dialokasikan langsung melalui Rekening Kas Umum Negara (RKUN) yang bersumber dari pemotongan alokasi Dana Desa. Akibatnya, selama periode pelunasan pinjaman, dana transfer dari pemerintah pusat ke desa secara otomatis terpotong untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang KDMP tersebut.

Hasil asesmen yang dilakukan Solidaritas Perempuan di sejumlah wilayah, antara lain Aceh, Kendari, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Tengah, Mataram, hingga Palu, menunjukkan besarnya angka pemotongan anggaran.

"Hasil asesmen kami menunjukkan bahwa pembiayaan KDMP ini berdampak pada pemangkasan Dana Desa yang cukup besar, bahkan mencapai 70 hingga 80 persen," kata Finna.

baca juga

Pengurangan porsi anggaran desa ini dikhawatirkan mengganggu efektivitas berbagai agenda pembangunan dan pelayanan publik di tingkat desa. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah program pemberdayaan perempuan serta pelayanan dasar masyarakat.

Finna menambahkan, pemangkasan anggaran tersebut berpotensi mengganggu keberlanjutan program kesehatan dan pendidikan masyarakat desa, termasuk pembayaran insentif atau honor bagi kader Posyandu yang mayoritas merupakan perempuan.

Selain itu, alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur desa serta dukungan terhadap kerja-kerja perawatan juga terancam berkurang.

Oleh karena itu, Solidaritas Perempuan mendorong pemerintah mengevaluasi kembali mekanisme pembiayaan KDMP agar kebijakan pemulihan ekonomi desa tidak mengorbankan alokasi anggaran bagi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pemenuhan hak-hak perempuan dan layanan publik di desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skema Baru Bansos Dimulai, Pemerintah Uji Penyaluran Lewat Koperasi Desa Merah Putih di 900 Titik

Skema Baru Bansos Dimulai, Pemerintah Uji Penyaluran Lewat Koperasi Desa Merah Putih di 900 Titik

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:26 WIB

Minim Partisipasi Warga, Pembentukan Koperasi Merah Putih Dinilai Terburu-Buru dan Kurang Transparan

Minim Partisipasi Warga, Pembentukan Koperasi Merah Putih Dinilai Terburu-Buru dan Kurang Transparan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:43 WIB

61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang

61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:34 WIB

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:19 WIB

Pembentukan KDMP Disebut Didominasi Pemerintah Pusat, Desa Tak Boleh Nolak

Pembentukan KDMP Disebut Didominasi Pemerintah Pusat, Desa Tak Boleh Nolak

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:44 WIB

Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun

Kopdes Merah Putih Diklaim Bisa Pangkas Rantai Pasok, Petani Berpeluang Nikmati Rp263 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:34 WIB

Hadirnya Sebuah Ruang Inklusif bagi Pengguna Commuter Perempuan

Hadirnya Sebuah Ruang Inklusif bagi Pengguna Commuter Perempuan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:35 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan yang Transformatif

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:32 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×