Panas! Gus Ipul 'Semprot' Cak Imin: Kenapa Urusan NU Direduksi Jadi Urusan PMII dan HMI?

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 02 September 2026 | 15:58 WIB
Panas! Gus Ipul 'Semprot' Cak Imin: Kenapa Urusan NU Direduksi Jadi Urusan PMII dan HMI?
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Sekjen PBNU Saifullah Yusuf menyayangkan pernyataan Ketum PKB Cak Imin di Jombang mengenai kepemimpinan NU.
  • Cak Imin mengaitkan kepemimpinan NU dengan organisasi mahasiswa serta menyebut PBNU mengalami kegagalan kepemimpinan.
  • Gus Ipul menyatakan Muktamar NU berjalan demokratis dan meminta kritik disampaikan secara proporsional berdasarkan data.

Suara.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyayangkan pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang mengaitkan persoalan kepemimpinan NU dengan latar belakang organisasi kemahasiswaan.

Pernyataan Cak Imin tersebut disampaikan saat menghadiri acara bedah buku "Dari Pergerakan Menuju Kepemimpinan: Jejak Langkah Alumni PMII di Panggung Politik, Akademik dan Kemasyarakatan" di Jombang, Jawa Timur, pada akhir Agustus lalu.

Dalam kesempatan itu, Cak Imin menyoroti kondisi NU dalam beberapa tahun terakhir yang dinilainya mengalami keterpurukan dan mengajak kader PMII serta warga NU melakukan evaluasi.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah Cak Imin mengaitkan kepemimpinan NU dengan latar belakang organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Gus Ipul menilai cara pandang tersebut justru menyederhanakan persoalan NU. Menurutnya, NU merupakan organisasi yang jauh lebih besar sehingga tidak semestinya persoalan kelembagaan direduksi menjadi pertarungan atau urusan PMII dan HMI.

"Saya menyayangkan sekali ya Cak Imin kenapa urusan NU direduksi jadi urusan PMII dan HMI. Ini sungguh-sungguh pernyataan yang memprihatinkan menurut saya," kata Gus Ipul keoada wartawan di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Ia menilai pernyataan semacam itu tidak semestinya disampaikan oleh seorang tokoh seperti Cak Imin.

Gus Ipul juga menyoroti penyebutan nama sejumlah tokoh dalam pernyataan Cak Imin.

Menurut dia, hal tersebut seharusnya tidak dilakukan, meskipun disampaikan dengan maksud bercanda atau sekadar iseng.

baca juga

"Menyebut nama-nama tokoh lain selayaknya tidak disampaikan oleh Cak Imin, meskipun itu mungkin bercanda atau mungkin itu sekadar hanya iseng. Karena ini sungguh-sungguh menjadi perhatian publik ya," ucapnya.

Gus Ipul kemudian mempersoalkan penilaian Cak Imin yang berulang kali menyebut kepemimpinan PBNU gagal.

Menurutnya, penilaian tersebut seharusnya tidak hanya didasarkan pada pandangan pribadi.

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Jakarta Convention Center, pada Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Alif]
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Jakarta Convention Center, pada Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Alif]

"Saya menyayangkan sekali kenapa Cak Imin begitu keras bicara soal keberhasilan, kegagalan PBNU dari versinya sendiri. Padahal ini adalah milik bersama-sama, kenapa juga harus menyatakan berulang-ulang kepemimpinan PBNU gagal," ujarnya.

Menurut Gus Ipul, forum Muktamar NU sebelumnya justru menerima laporan pertanggungjawaban kepengurusan dengan baik.

Ia juga menyebut proses Muktamar berlangsung secara demokratis dan melibatkan berbagai aspirasi, termasuk dari Cak Imin.

"Padahal kita tahu Muktamar kemarin ya menerima semua laporan pertanggungjawaban dengan baik, Muktamar juga bisa berjalan dengan baik demokratis ya, semua juga berkontribusi, semua menyampaikan aspirasi termasuk Cak Imin," kata Gus Ipul.

Ia pun meminta kritik terhadap PBNU disampaikan berdasarkan fakta dan data. Gus Ipul juga berharap masyarakat dapat memahami persoalan tersebut secara proporsional dan tidak melihat NU hanya dari perspektif hubungan PMII dan HMI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'

News | Rabu, 02 September 2026 | 15:02 WIB

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU

News | Rabu, 02 September 2026 | 12:56 WIB

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

5 Poin Kontrak Jam'iyyah Gus Kikin Usai Terpilih Jadi Ketum PBNU, Haram Jabatan Politik

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:04 WIB

Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

Jangan Ditunda Lagi! Cak Imin Desak DPR Segera Sahkan RUU Masyarakat Adat

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Menperin Tegaskan Aturan Tembakau Jangan Cuma Lihat Kesehatan, Nasib Jutaan Pekerja Jadi Taruhan

Menperin Tegaskan Aturan Tembakau Jangan Cuma Lihat Kesehatan, Nasib Jutaan Pekerja Jadi Taruhan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Sumbar Ditanami Sawit

Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Sumbar Ditanami Sawit

Sumbar | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:08 WIB

Tak Cukup Minta Warga Diam di Rumah, Pemerintah Didesak Tanggung Ekonomi Korban Karhutla

Tak Cukup Minta Warga Diam di Rumah, Pemerintah Didesak Tanggung Ekonomi Korban Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Jadwal Super League Pekan Keenam: Persija vs Arema FC, Persib Tantang MU

Jadwal Super League Pekan Keenam: Persija vs Arema FC, Persib Tantang MU

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Kebebasan Pers Jadi Sorotan, Kritik Seharusnya Tak Berujung Intimidasi

Kebebasan Pers Jadi Sorotan, Kritik Seharusnya Tak Berujung Intimidasi

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Menko Polkam Dudung Ungkap 97 Perusahaan Terlibat Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

Menko Polkam Dudung Ungkap 97 Perusahaan Terlibat Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Review Empat Musim Pertiwi: Saat Trauma, Horor, dan UFO Menyatu di Bromo

Review Empat Musim Pertiwi: Saat Trauma, Horor, dan UFO Menyatu di Bromo

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Xiaomi 18 Pro Max dan Smartwatch Anyar Lolos Sertifikasi Postel, Spek Serba Mewah

Xiaomi 18 Pro Max dan Smartwatch Anyar Lolos Sertifikasi Postel, Spek Serba Mewah

Tekno | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Dian Kharisma, Perempuan di Balik Panggung Tanpa Sekat yang Membuka Peluang bagi Anak-Anak

Dian Kharisma, Perempuan di Balik Panggung Tanpa Sekat yang Membuka Peluang bagi Anak-Anak

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:55 WIB

5 Rekomendasi Pompa Celup Murah Terbaik untuk Kolam Ikan dan Kuras Tandon Air

5 Rekomendasi Pompa Celup Murah Terbaik untuk Kolam Ikan dan Kuras Tandon Air

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:55 WIB

×