Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

Bella

Minggu, 06 September 2026 | 21:13 WIB
Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam
Gunung Api Ili Lewotolok mengeluarkan material vulkanik saat erupsi di Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (29/11/2020). [ANTARA FOTO/Aken Udja
baca 10 detik
  • Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT, mengalami 1.873 kali gempa letusan selama periode 1 sampai 5 September 2026.
  • Petugas mencatat aktivitas erupsi dan kegempaan yang beragam, termasuk gempa guguran, hembusan, harmonik, tremor, hingga vulkanik.
  • Aktivitas vulkanik masih berlangsung hingga Minggu malam, menghasilkan erupsi terakhir dengan kolom abu di bawah 500 meter.

Suara.com - Gunung Api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami 1.873 kali gempa letusan atau erupsi selama periode pengamatan 1-5 September 2026.

Aktivitas vulkanik gunung api tersebut masih berlangsung hingga Minggu (6/9) malam. Erupsi terakhir tercatat pada pukul 21.35 WITA dengan tinggi kolom abu kurang dari 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut.

Pengamat Gunung Api Ile Lewotolok, Stanislaus Arakian, mengatakan selama lima hari pengamatan, tinggi letusan yang teramati berkisar 200-700 meter dari puncak.

"Kolom abu letusan berwarna putih, kelabu hingga hitam," kata Stanislaus dalam laporan pengamatan Gunung Ile Lewotolok periode 1-5 September 2026, seprti dikutip SUARA.COM dari Antara, Minggu (6/9/2026) malam.

Selain erupsi, petugas juga mencatat adanya guguran dengan jarak luncur mencapai 700 meter dari puncak menuju arah tenggara.

Aktivitas kegempaan Ile Lewotolok juga cukup beragam. Selain 1.873 kali gempa letusan atau erupsi, tercatat satu kali gempa guguran dengan amplitudo 40 milimeter dan durasi 85 detik.

Kemudian terdapat 663 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3,3-40 milimeter dan durasi 17-85 detik, serta 14 kali gempa harmonik dengan amplitudo 5,5-40 milimeter dan durasi 80-209 detik.

Petugas juga mencatat 221 kali tremor nonharmonik dengan amplitudo 3,3-40 milimeter dan durasi 77-503 detik.

Sementara itu, gempa hybrid atau fase banyak tercatat sebanyak enam kali dengan amplitudo 6,6-22,1 milimeter, S-P 1,1-2,5 detik, dan durasi 12-21 detik.

baca juga

Gempa vulkanik dangkal terjadi empat kali dengan amplitudo 8,8-40 milimeter dan durasi 8-14 detik. Adapun gempa vulkanik dalam tercatat enam kali dengan amplitudo 6,6-40 milimeter, S-P 0,5-2,39 detik, dan durasi 8-12 detik.

Selain itu, terdapat tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 16,6-33,2 milimeter, S-P 17-28 detik, dan durasi 48-86 detik.

Secara visual, Gunung Ile Lewotolok teramati jelas hingga tertutup kabut pada tingkat 0-II. Asap kawah utama terlihat berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal, dengan ketinggian sekitar 20-500 meter dari puncak.

Cuaca di sekitar gunung api selama periode pengamatan terpantau cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah barat dan barat laut, dengan suhu udara berkisar 23-32 derajat Celsius.

Gunung Ili Lewotolok di bagian utara Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (6/5/2023). (ANTARA/HO-PVMBG/am)
Gunung Ili Lewotolok di bagian utara Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (6/5/2023). (ANTARA/HO-PVMBG/am)

Erupsi 600 Meter Direkam dari Kawah

Stanislaus juga menjelaskan mengenai video erupsi Ile Lewotolok yang beredar di media sosial dan memperlihatkan kolom erupsi seolah mencapai ketinggian sekitar 600 meter.

Menurut dia, video tersebut direkam oleh seorang pemandu atau guide dari kawasan kawah sehingga ketinggian kolom abu terlihat lebih tinggi.

“Yang sedang beredar di sosmed itu diambil di kawah oleh guide. Makanya kelihatan tinggi, “ ujar dia.

Hingga berita ini diturunkan pada pukul 21.45 WITA, aktivitas erupsi Ile Lewotolok masih berlangsung.

Erupsi terakhir pada pukul 21.35 WITA menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong ke arah selatan dan barat.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi sekitar 32 detik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:31 WIB

Negara Rawan Bencana: Mitigasi Terabaikan, Dana Penanggulangan Dipangkas

Negara Rawan Bencana: Mitigasi Terabaikan, Dana Penanggulangan Dipangkas

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 11:33 WIB

Sekjen PKS: Walau Masih Trauma, Warga NTT Malah Sambut Kami dengan Gembira

Sekjen PKS: Walau Masih Trauma, Warga NTT Malah Sambut Kami dengan Gembira

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:07 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Impor Garam Ditargetkan Setop 2029, Produksi Nasional Digenjot

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 08:30 WIB

Krisis Empati Saat Bencana Alam dan Program MBG Terus Berjalan

Krisis Empati Saat Bencana Alam dan Program MBG Terus Berjalan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 14:45 WIB

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

11 Tahun Lawan Tambang, Kisah Mama Aleta dan Tenun Mollo

11 Tahun Lawan Tambang, Kisah Mama Aleta dan Tenun Mollo

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 09:35 WIB

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:48 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×