Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Nur Khotimah, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB
Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak
Sidang Kasus Daycare Little Aresha (Suara.com/Shevinna)
baca 10 detik
  • Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha membongkar dugaan penipuan fasilitas.
  • Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha membeberkan praktik balita diikat.
  • Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha mengungkap penyitaan HP pengasuh.

Suara.com - Tabir kepalsuan di balik operasional Daycare Little Aresha perlahan mulai terkuak di meja hijau. 

Dalam sidang yang berlangsung pada 14 September 2026 di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan pengasuh Daycare Little Aresha, Desi Ananda Kusuma dan Admin Little Aresha Fitria Adiba sebagai saksi.

Pada kesaksiannya di depan majelis hakim, Desi Ananda Kusuma membongkar dugaan penipuan terstruktur yang dilakukan oleh Ketua Yayasan Little Aresha, Dyah Kusumastuti terhadap para orang tua murid saat melakukan survei lokasi sebelum menitipkan anaknya.

Desi membeberkan bahwa fasilitas nyaman yang dipamerkan Dyah Kusumastuti kepada calon wali murid hanyalah sebatas formalitas untuk menjual citra tempat penitipan anak tersebut. 

Desi mengatakan Dyah selalu memamerkan  ruangan kamar yang dilengkapi AC, tersedia kasur yang empuk, serta arena bermain yang representatif pada orangtua murid ketika survei.

Namun, kenyataan pahit justru terjadi sesaat setelah para orang tua menyelesaikan survei dan meninggalkan lokasi. 

Kasur yang dipamerkan Dyah Kusumastuti kepada orangtua murid ketika survei tak pernah digunakan anak-anak ketika dititipkan.

"Saat survei itu orangtua hanya diperlihatkan kamar depan yang ada AC-nya untuk baby besar. Kasur yang ditunjukkan ke ortu itu setelahnya disingkirkan ke ruangan lain atas suruhan Dyah," ungkap Desi Ananda Kusuma ketika menjawab pertanyaan JPU.

Sidang Kasus Daycare Little Aresha (Suara.com/Shevinna)
Sidang Kasus Daycare Little Aresha (Suara.com/Shevinna)

Anak Tidur Tanpa Kasur, Tanpa Baju, dan Diikat

baca juga

Sehari-hari, Desi mengayakan anak-anak yang dititipkan sehari-hari hanya tidur beralaskan playmat di atas lantai tanpa adanya fasilitas kasur yang layak.

Tak hanya soal kasur, fasilitas AC yang menjadi daya tarik utama saat survei ternyata juga hanya pajangan belaka. 

Desi menyebutkan bahwa AC hanya berada di ruang baby besar atau kamar yang dipamerkan kepada orangtua ketika survei.

AC dalam kamar baby besar itu pun tidak pernah dinyalakan. Sementara, kamar lain hanya dilengkapi kipas angin, tanpa kasur dan hanya beralaskan playmat.

"Di ruang lain hanya kipas angin, AC tidak difungsikan," tambah Desi.

Selain itu, Desi mengatakan anak-anak biasanya langsung diikat ketika baru datang dan ketika hendak tidur.

Ikatan anak-anak biasanya akan dilepas ketika hendak mandi dan beraktivitas, seperti foto untuk dikirimkan ke orangtua.

"Ditalinya itu tidak tentu jamnya. Biasanya kalau anak mau tidur, kalau aktivitas dilepas ikatannya," ujar Desi.

Desi juga mengatakan anak-anak dibiarkan tak memakai baju dan hanya menggunakan pampers atas perintah Dyah Kusumastuti.

"Setahu saya alasannya biar pakaian tidak kotor," ujarnya.

Kondisi serba minim ini kian diperparah dengan dihentikannya fasilitas air hangat untuk mandi anak-anak kelas baby mungil ketika ruangan dipindahkan ke lantai atas. 

Anak-anak yang masih bayi terpaksa dimandikan dengan air dingin setiap hari.

Akses Komunikasi Diputus, Orang Tua Diisolasi

Dyah Kusumastuti juga disinyalir membangun tembok pembatas yang ketat agar kebohongan fasilitas dan praktik pengasuhan yang menyimpang, seperti pengikatan kaki dan tangan balita tidak bocor keluar.

Selama jam kerja, ponsel para pengasuh disita di meja depan. Pengasuh dilarang keras berkomunikasi langsung dengan orang tua murid.

"Orang tua kalau mau tanya kondisi anak selalu langsung ke Dyah. Karena Dyah melarang pengasuh komunikasi dengan orangtua," terang Desi.

Setiap daily report atau laporan harian anak wajib disetorkan terlebih dahulu kepada Dyah untuk disaring sebelum dikirimkan ke orang tua.

Dalam laporan tersebut, pihak pengelola tidak pernah memasukkan informasi maupun foto mengenai kondisi anak yang dibedong atau ditali selama berada di daycare.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Kunci Daycare Little Aresha Sebut Anak-Anak Diberi Makanan Sisa selain Diikat dan Dipukul

Saksi Kunci Daycare Little Aresha Sebut Anak-Anak Diberi Makanan Sisa selain Diikat dan Dipukul

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 16:35 WIB

Kesaksian Pilu Eks Pengasuh Little Aresha: Anak Diikat Tiap Hari dan Dipukul Kalau Nangis Terus

Kesaksian Pilu Eks Pengasuh Little Aresha: Anak Diikat Tiap Hari dan Dipukul Kalau Nangis Terus

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:59 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 32 Orang, Lima Mulai Diperiksa

Tersangka Kasus Daycare Little Aresha Bertambah Jadi 32 Orang, Lima Mulai Diperiksa

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:28 WIB

Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang

Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:34 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×