Dubai Gratiskan Parkir dan Jalan Tol Bagi Mobil Listrik

Senin, 25 September 2017 | 14:03 WIB
Dubai Gratiskan Parkir dan Jalan Tol Bagi Mobil Listrik
Ilustrasi pengisian ulang mobil listrik. [Shutterstock]

Suara.com - Dubai menggratiskan biaya parkir dan jalan tol bagi mobil-mobil listrik. Langkah ini diambil demi mendorong penjualan mobil listrik di negara Timur Tengah tersebut.

Kebijakan tersebut, seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (25/9/2017), diinisiasi oleh Roads and Transport Authority (RTA) dengan Dubai Electricity and Water Authority.

Selain membebaskan biaya parkir plus tol, Dubai juga membebaskan biaya registrasi kendaraan baru plus tarif perpanjangan registrasi kendaraan. Dubai mempersilakan pula mobil-mobil listrik mengisi ulang tenaga baterai kendaraan secara cuma-cuma di stasiun pengisian daya.

Hanya saja, pengisian ulang tenaga mobil listrik secara cuma-cuma ini dilaksanakan hanya selama dua tahun ke depan.

"Sebagai insentif, mereka yang telah teregistrasi sebagai konsumen DEWA dapat mempergunakan stasiun pengisian daya mobil listrik DEWA, Green Charger, tanpa pungutan biaya apapun hingga akhir 2019," kata Chief Executive Officer DEWA, Saeed Mohammad Al Tayer, dalam konferensi pers, Minggu (24/9/2017) waktu setempat.

Al Tayer menjelaskan, pihaknya menargetkan jumlah mobil listrik di jalan-jalan Dubai mencapai 32 ribu unit pada 2020. Angka ini diharapkan meningkat lagi menjadi 42 ribu unit di 2030.

Untuk menyokong perkembangan populasi mobil listrik, infrastruktur stasiun pengisian daya pun terus dikembangkan di Dubai. Pada 2015 silam, DEWA telah membangun 100 stasiun pengisian daya.

Jumlah stasiun pengisian daya ingin ditambah lagi hingga menjadi 200 outlet pada akhir 2018 mendatang.

Tak hanya Dubai, banyak negara di berbagai belahan dunia saat ini memang makin berambisi untuk beralih pada mobil-mobil berbahan bakar alternatif. Di samping demi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak, efek rumah kaca dan polusi emisi gas buang kendaraan disadari makin memperburuk kondisi lingkungan serta kesehatan.

Baca Juga: Jaguar i-Pace, Mobil Listrik Pertama yang Miliki Varian Balap

Mereka pun berlomba-lomba menaikkan standar emisi gas buang kendaraan, pun memberikan beragam insentif agar harga jual mobil listrik yang masih tinggi dapat lebih terjangkau hingga konsumen tergoda membelinya.

Indonesia sendiri baru menaikkan standar emisi gas buang dari EURO 2 ke EURO 4 pada tahun depan untuk mobil bermesin bensin. Mobil bermesin diesel baru diwajibkan berstandar EURO 4 di 2021.

Pemerintah Indonesia saat ini juga masih menyusun insentif pajak bagi mobil hibrida dan listrik. Adapun waktu penerbitan insentif tersebut masih belum jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI