Suara.com - Ban dual purpose saat ini menjadi salah satu jenis ban yang cukup banyak digunakan para pengguna sepeda motor. Alasannya lebih tahan banting, bisa diajak berkendara di berbagai macam medan jalanan, baik off-road maupun on-road.
Namun di luar keandalannya, ban jenis dual purpose sebenarnya juga memiliki kekurangan.
Mengutip Wahana Honda, penggunaan ban dual purpose tentu saja memiliki nilai plus dan minus. Yang seru tentu saja durabilitasnya, sementara kekurangannya, salah satunya adalah keandalan tipe ini tidak terasakan bila hanya digunakan di medan on-road.
Berikut nilai plus dan minus menggunakan ban dual purpose pada sepeda motor:
![Ban dual purpose memiliki ciri visual tapak yang menonjol, nyaman digunakan di medan off-road [Envato Elements/Mint Images].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/02/49205-ban-dual-purpose-2.jpg)
1. Nyaman digunakan berkendara dalam berbagai medan jalan
- Dengan ban motor jenis dual purpose ini, tak perlu khawatir lagi soal melewati jalanan yang rusak, kurang mulus, berbatu dan lain-lain. Karena pengalaman berkendara tidak akan terganggu dengan kondisi jalanan yang buruk.
- Sebaliknya, ban ini akan memberikan kenyamanan meski harus melewati medan yang kurang ramah dengan kendaraan.
- Hal ini didukung motif dari tapak ban serta material pembuatannya, yang membuat jenis ini jauh lebih awet dan sigap untuk menerabas berbagai macam medan jalanan.
2. Tidak mudah aus
- Karena terbuat dari material berkualitas dan berbeda dengan ban on-road pada umumnya, ban dual purpose memiliki usia pakai yang cukup panjang serta tidak mudah aus.
- Bisa digunakan berkendara kapan pun, di medan apapun tanpa harus takut ban motor mengalami kondisi gundul dalam waktu yang singkat.
3. Lebih mulus saat digunakan berkendara di tikungan
- Permukaan ban dual purpose ini memiliki kekuatan yang cukup baik. Hal ini memungkinkan ban dapat memperluas landasan serta lebih nyaman saat digunakan untuk melewati tikungan.
4. Kekuatan cengkeraman yang kurang maksimal
- Beralih pada kekurangan dari sektor ban dual purpose, ban ini memiliki kekuatan cengkeraman atau daya cengkeram yang kurang jika dibandingkan dengan ban on-road pada umumnya.
- Terlebih jika hanya menggunakan ban untuk berkendara di jalan raya tanpa pernah menggunakannya di medan jalan yang terjal.
5. Tidak cocok untuk motor sport
- Jenis motor yang bermanuver dengan kecepatan tinggi sangat tidak dianjurkan menggunakan ban model dual purpose. Hal ini akan membuatnya menjadi kurang optimal saat digunakan berkendara pada motor sport.
- Desain ban dual purpose juga terlihat lebih menonjol, tentu agak kurang pas jika diaplikasikan pada jenis motor sport.