alexametrics

Ini Alasan Honda Tak Boyong Jazz Generasi Keempat

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Ini Alasan Honda Tak Boyong Jazz Generasi Keempat
Honda Fit edisi terbaru di Tokyo Motor Show 2019 yang terinspirasi Shiba Inu [ANTARA Foto/News].

Jazz generasi teranyar sudah dipasarkan secara global dengan nama Honda Fit.

Suara.com - Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, Yusak Billy mengungkapkan, alasan tak lagi melanjutkan penjualan Honda Jazz di Indonesia.

Padahal seperti diketahui, Jazz generasi teranyar sudah dipasarkan secara global dengan nama Honda Fit.

"Kalau melihat penerus (Jazz) generasi empat yang di Jepang, itu memang baiknya untuk pasar Jepang. Dan tidak cocok untuk pasar di sini (Indonesia)," kata Billy dalam konferensi virtual, belum lama ini.

All New Honda Fit yang diluncurkan di Tokyo, Jepang pada 2019 lalu. Di pasar Indonesia, sedan buntung ini disebut Honda Jaa. [Dok Honda Global]
All New Honda Fit yang diluncurkan di Tokyo, Jepang pada 2019 lalu. Di pasar Indonesia, sedan buntung ini disebut Honda Jazz. [Dok Honda Global]

Menurutnya, yang cocok menjadi suksesor Honda Jazz di Indonesia adalah City Hatchback. Sebab mobil ini memiliki karakter sporty yang sesuai dengan selera konsumen Indonesia.

Baca Juga: Pamit Undur Diri, Begini Riwayat Perjalanan si Mungil tapi Kece Honda Jazz

"Kami menilai bahwa karakter City Hatchback dapat memenuhi keinginan target market Honda di segmen hatchback, terutama mereka yang sebelumnya menyukai Jazz," kata Billy.

Di Indonesia, Honda City Hatchback RS yang memiliki transmisi CVT & 6 M/T didukung mesin i-VTEC + DBW 4-silinder segaris 1.5L DOHC 16 katup, yang membuat performanya mampu menyentuh angka 121PS per 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm per 4.300 rpm.

Selain itu, sesuai dengan kebutuhan saat ini, untuk emisi yang lebih bersih dan penghematan sumber daya, gas buang Honda City Hatchback RS telah sesuai standar EURO 4.

Komentar