Tips Mudah Cari Mobil yang Irit BBM, Tidak Banyak "Minum"

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 05 Mei 2021 | 12:27 WIB
Tips Mudah Cari Mobil yang Irit BBM, Tidak Banyak "Minum"
Aktivitas pengisian BBM di SPBU Pertamina. Sebagai ilustrasi mobil hemat BBM [Dokumentasi Pertamina]

Suara.com - Dalam memilih mobil tentu saja terdapat banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Salah satu paling penting ialah konsumsi bahan bakar. Bila irit, tentu saja membuat calon pembeli lega atau tidak cemas, karena si kendaraan tidak boros "minum" alias menenggak Bahan Bakar Minyak atau BBM.

Untuk memilih mobil yang irit BBM ternyata tidak sulit. Mengutip mobil88, ada beberapa hal yang bisa menjadi parameter apakah mobil boros minum atau tidak.

Berikut adalah acuan dalam mencari kendaraan roda empat yang irit pemakaian BBM:

Ilustrasi mesin mobil. [Tim Mossholder/Unsplash]
Ilustrasi mesin mobil. [Unsplash/Tim Mossholder]

Perhatikan Kapasitas Mesin

  • Indikator paling mudah yang bisa dilihat untuk menentukan mobil irit atau doyan minum BBM adalah kapasitas mesinnya. Biasanya mobil bensin kapasitas kubikasi atau cc di bawah 2.000cc, dan mobil diesel dengan cc di bawah 2.500cc memiliki konsumsi BBM yang irit.
  • Apalagi jika mobil sudah dilengkapi fitur terkini seperti teknologi katup variabel, turbocharger, dan seterusnya.
  • Memang, tidak selalu mobil dengan kapasitas mesin di atas 2.500cc memiliki konsumsi BBM boros, namun perlu diketahui pula dengan kapasitas mesin besar, tenaga mobil yang dihasilkan juga semakin besar. Dengan tenaga mobil yang semakin besar, tentu konsumsi bahan bakar akan sedikit lebih banyak dibandingkan kondisi rata-rata kapasitas mesin di bawahnya.

Perhatikan Dimensi Mobil

  • Tidak hanya kapasitas mesin saja yang menjadi tolok ukur konsumsi BBM, dimensi dan bobot mobilpun menjadi salah satu yang berpengaruh.
  • Semakin berat bobot dan luasan dimensi mobilnya, semakin banyak besar tenaga mesin dibutuhkan untuk menggerakkannya.
  • Jika mencari mobil yang irit BBM, carilah mobil berdimensi pas dan bobot ringan, karena daya mesin bekerja tentu lebih ringan dibandingkan mobil berkapasitas sama namun memiliki ukuran dan bobot lebih besar.

Perhatikan Penggerak dan Transmisi Mobil

  • Hal lain yang sangat mempengaruhi konsumsi BBM mobil ialah penggerak dan transmisi mobil itu sendiri. Ada empat jenis penggerak yaitu FWD (Penggerak Roda Depan), RWD (Penggerak Roda Belakang), 4WD (Penggerak 4 Roda) dan AWD (Penggerak 4 Roda Permanen).
  • Untuk masalah kehematan bahan bakar juaranya adalah FWD, karena bobot cenderung ringan serta power loss minim membuatnya irit bahan bakar.
  • Sedangkan paling tidak hemat bahan bakar ialah mobil dengan penggerak AWD, 4 roda digerakkan mesin secara permanen dan bobot cenderung lebih berat membuat daya mesin harus extra dalam menjalankan mobil, ini tentu saja akan berpengaruh terhadap konsumsi BBM lebih boros.
  • Tidak hanya penggerak saja, transmisi mobil juga memegang peranan penting. Mobil dengan transmisi manual cenderung lebih irit dibandingkan transmisi otomatis atau matik. Hal ini dikarenakan putaran mesin atau rpm cenderung lebih rendah dibandingkan mobil bertransmisi matik dan bobot penggerak lebih ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

ESDM Pastikan Pasokan FAME Aman, Produksi Biodiesel B50 Ditargetkan Tembus 18 Juta Ton

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:15 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat

BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat

Foto | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:30 WIB

Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini

Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Babak Baru Pengurangan Impor BBM Dimulai

Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Babak Baru Pengurangan Impor BBM Dimulai

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:51 WIB

Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?

Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?

Video | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:02 WIB

Aturan Baru Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite

Aturan Baru Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite

Video | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05 WIB

5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga

5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:42 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×