Kekurangan Chip Semikonduktor, Pengiriman Global Mercedes-Benz Terpengaruh

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 08 Juli 2021 | 19:45 WIB
Kekurangan Chip Semikonduktor, Pengiriman Global Mercedes-Benz Terpengaruh
Mercedes-Benz eVito Tourer dengan socket dan charger enam jam [screen shot Van Mercedes-Benz].

Suara.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz menyatakan bahwa kekurangan pasokan komponen semikonduktor tertentu di seluruh dunia telah mempengaruhi pengiriman global kepada pelanggan untuk jadwal kuartal kedua, utamanya sebulan lalu.

Dikutip kantor berita Antara dari laman resmi Mercedes-Benz pada Kamis (8/7/2021), pernyataannya adalah, "Kekurangan diperkirakan akan terus berdampak pada penjualan di kedua kuartal mendatang."

Di lain pihak, perusahaan berlogo three-pointed star ini menyebutkan terjadi peningkatan penjualan di semester pertama 2021.

Perusahaan mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 25,1 persen, dengan mengirimkan 1.182.724 kendaraan penumpang kepada pelanggan di seluruh dunia dari Januari hingga Juni 2021.

Mercedes-Benz E 350 e Plug-in Hybrid diperkenalkan di pameran GIIAS 2017 di Serpong, Banten, Kamis (10/8). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Mercedes-Benz E 350 e Plug-in Hybrid. Sebagai ilustrasi E-Class [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Mercedes-Benz menjual 581.201 mobil di seluruh dunia pada kuartal dua (naik 27 persen) dan 1.162.471 mobil dari Januari hingga Juni (naik 24,3 persen).

Di kelas passenger car, perolehannya adalah:

  • Sedan Mercedes-Benz S-Class sekitar 21.500 unit telah dikirimkan ke pelanggan di kuartal kedua (naik 69,2 persen), dengan total lebih dari 36 ribu unit sejak awal tahun (naik 43,1 persen).
  • Mercedes-Benz E-Class saloon & estate (naik 11,8 persen), mobil kompak (naik 42,1 persen)
  • Sementara untuk city car Mercedes-Benz, Smart, meningkat lebih dari dua kali lipat di kuartal kedua dengan 10.524 unit (naik 148,3 persen). Dan 20.253 unit urban microcars dengan dua dan empat pintu ini telah dikirimkan dari Januari hingga Juni (naik 100,5 persen).
  • Untuk kategori SUV, Mercedes-Benz GLC menjadi model Mercedes-Benz terlaris di seluruh dunia. Diikuti oleh sedan Mercedes-Benz C-Class, E-Class, dan New C-Class, yang mulai dijual pada 30 Maret dan mencapai tingkat penerimaan pesanan sekitar 50 ribu pesanan.

Sedangkan kategori commercial vehicle, penjualan van komersial dari Mercedes-Benz di kuartal kedua tumbuh 37 persen dibandingkan kuartal tahun sebelumnya meskipun ada kekurangan pasokan di seluruh dunia untuk komponen semikonduktor tertentu. Perolehannya adalah:

  • Secara total, 84.190 unit Mercedes-Benz Sprinter, Mercedes-Benz e-Vito Tourer, dan Mercedes-Benz Citan terjual di seluruh dunia.
  • Pertumbuhan sangat tinggi tercatat di Amerika Latin dan Eropa, di mana Mercedes-Benz eSprinter dan eVito berkontribusi kuat terhadap pertumbuhan di sebagian besar pasar Eropa.

"Kami berhasil mengimplementasikan strategi kami sesuai dengan tujuan kami untuk membangun posisi kepemimpinan kendaraan jenis van di bidang elektro-mobilitas. Dengan penjualan lebih dari 2.400 van listrik pada kuartal kedua," ungkap kMarcus Breitschwerdt, Head of Mercedes-Benz Vans.

"Generasi van kecil masa depan kami akan menyelesaikan rangkaian produk listrik pada 2022," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

W124 MBCI Jakarta Chapter Siap Jelajahi Sulawesi dalam Celebes Journey 2026

W124 MBCI Jakarta Chapter Siap Jelajahi Sulawesi dalam Celebes Journey 2026

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 09:48 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar

Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:58 WIB

Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik

Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB

Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M

Harta Gubernur BI Rp72 M Disorot saat Rupiah Lemah, Punya Tunggangan Mewah Rp2,4 M

Otomotif | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:38 WIB

Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T

Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 17:42 WIB

Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru

Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:48 WIB

Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz

Raksasa Otomotif China Bersaing Ketat Rebut Pabrik Bekas Nissan dan Mercedes-Benz

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:14 WIB

140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia

140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia

Otomotif | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:03 WIB

Terkini

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:42 WIB

×