alexametrics

Penuhi Kebutuhan Chip Semikonduktor, Stellantis Kerja Sama dengan Foxconn

RR Ukirsari Manggalani
Penuhi Kebutuhan Chip Semikonduktor, Stellantis Kerja Sama dengan Foxconn
Ada delapan model mobil listrik Stellantis akan dibangun dengan platform STLA baru. Warna cokelat menunjukkan posisi baterai listrik. Sebagai ilustrasi kebutuhan Stellantis untuk baterai listrik dan chip semikonduktor [EV Day Stellantis via WapCar].

Produk yang dihasilkan akan digunakan memenuhi kebutuhan Stellantis, juga pemesan di luar aliansi.

Suara.com - Stellantis, aliansi perusahaan otomotif Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan Peugeot Citroen (PSA) menggandeng Hon Hai Technology Group (Foxconn) untuk memproduksi chip (semikonduktor). Adapun sirkulasinya adalah memenuhi kebutuhan produksi mobil Stellantis, serta pihak ketiga atau pemesan di luar aliansi ini.

Dikutip dari kantor berita Antara, dengan kemitraan baru ini Stellantis bermaksud untuk memenuhi setidaknya 80 persen kebutuhan chip bagi produk otomotif aliansinya.

Langkah strategis ini diambil di tengah kelangkaan semikonduktor yang membuat industri otomotif melakukan penyesuaian produksi.

Logo Stellantis yang menyatukan PSA dan FCA [Automotive News Europe].
Logo Stellantis yang menyatukan PSA dan FCA [Automotive News Europe].

"Dengan Foxconn, kami bertujuan untuk menciptakan empat keluarga chip baru yang akan mencakup lebih dari 80 persen kebutuhan semikonduktor kami, membantu memodernisasi komponen kami secara signifikan, mengurangi kompleksitas, dan menyederhanakan rantai pasokan," jelas CEO Stellantis, Carlos Tavares, dalam pernyataan resmi, dikutip Rabu (8/12/2021).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Chip Semikonduktor, Ford Bermitra dengan GlobalFoundries

Kemitraan ini juga akan meningkatkan kemampuan Stellantis untuk berinovasi lebih cepat dan membangun produk serta layanan dengan cepat.

"Sebagai perusahaan teknologi global terkemuka, Foxconn memiliki pengalaman yang mendalam dalam pembuatan semikonduktor dan perangkat lunak--dua komponen utama dalam produksi kendaraan listrik," sambut Young Liu, Ketua & CEO Foxconn Technology Group.

Kolaborasi ini akan mendukung inisiatif Stellantis dalam mengurangi kompleksitas semikonduktor, merancang keluarga baru semikonduktor yang dibuat khusus untuk mendukung kendaraan Stellantis, dan memberikan kemampuan serta fleksibilitas di bidang chip semikonduktor yang semakin penting karena kendaraan semakin ditentukan oleh perangkat lunak.

Pengumuman ini menandai kolaborasi kedua antara Stellantis dan Foxconn. Pada Mei, perusahaan mengumumkan usaha patungan Mobile Drive yang bertujuan mengembangkan solusi kokpit pintar.

Baca Juga: Di Tengah Krisis Chip Semikonduktor, Toyota Masih Membukukan Keuntungan

Komentar