Pengamat Transportasi Imbau Tentang Kebijakan Jalur Satu Arah untuk Bus Angkutan Mudik Lebaran 2022

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 11 April 2022 | 13:42 WIB
Pengamat Transportasi Imbau Tentang Kebijakan Jalur Satu Arah untuk Bus Angkutan Mudik Lebaran 2022
Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur (9/4/2021). Sebagai ilustrasi bus angkutan mudik [Suara.com/Dian Latifah]

Suara.com - Djoko Setijowarno, salah seorang pengamat transportasi Tanah air mengingatkan harus ada pengaturan dalam penerapan jalur lawan arus (contra flow) atau jalur satu arah (one way) agar tidak menghambat perjalanan bus dari daerah ke arah Jakarta yang akan mengangkut penumpang mudik.

Dikutip kantor berita Antara dari keterangan tertulis Djoko Setijowarno pekan lalu (7/4/2022) di Jakarta, ia menyarankan perlunya perhatian khusus atau prioritas dari petugas terhadap sejumlah bus pengangkut penumpang yang akan mudik dari Jakarta.

"Harus diberikan perhatian khusus atau prioritas bagi sejumlah bus yang sudah tiba di lokasi tujuan untuk kembali mengangkut penumpang akan mudik. Pengalaman 2019, banyak pengemudi bus yang mengeluh akibat kebijakan penerapan contra flow di Jalan Tol Trans Jawa. Sejumlah armada bus yang akan menjemput pemudik menjadi terhambat perjalanannya," jelas Djoko Setijowarno.

Suasana ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan yang sepi di simpang susun Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (6/5/2021).  ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Suasana ruas Jalan Tol Kanci-Pejagan di simpang susun Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (6/5/2021).  Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak].

Menurutnya, pemudik jalur darat sudah menjalankan tanggung jawabnya saat mudik dengan memilih keberangkatan lewat terminal bus. Sebab keberangkatan dari terminal akan memudahkan pengawasan dan pengaturan oleh petugas.

"Apalagi mudik lebaran tahun ini ada persyaratan sudah vaksin ketiga (booster). Pengawasan akan lebih mudah dilakukan di ruang tertutup seperti terminal ketimbang di ruang terbuka," jelasnya.

Namun adanya kebijakan contra flow atau one way yang menghambat perjalanan bus, dinilai dapat mengurangi kenyamanan pemudik yang memilih keberangkatan dari terminal.

Kemudian imbauan kedua adalah saat arus balik, yaitu pemudik memilih keberangkatan dengan angkutan umum lain yang disediakan biro jasa perjalanan wisata.

"Harus dicermati pula, keberadaan angkutan umum pelat hitam dan biro jasa yang sudah menawarkan mudik menggunakan bus pariwisata melalui media sosial. Pemerintah perlu mengantisipasi sejak dini. Kendaraan yang digunakan pasti tidak lolos ramp check, penumpang tidak diperiksa kesehatannya, pengemudi tidak ikut tes kesehatan," jelas Djoko Setijowarno.

Untuk itu, ia meminta pemerintah mengantisipasi arus mudik sedini mungkin, termasuk menyediakan mudik gratis untuk pada momentum Idul Fitri tahun ini. Tujuannya memudahkan pengawasan dan pengaturan perjalanan orang dalam negeri, terlebih di masa pandemi COVID-19.

baca juga

Sebagai catatan, Balitbang Perhubungan menyatakan ada potensi pergerakan pemudik dari Jabodetabek di 2022 adalah 13 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Melirik Armada Bersih Tokyo, Jakarta Kaji Operasional Bus Hidrogen dan Akses Perairan

Melirik Armada Bersih Tokyo, Jakarta Kaji Operasional Bus Hidrogen dan Akses Perairan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Hyundai Boyong 11 Bus Listrik County EV Jadi Transportasi Publik Bali

Hyundai Boyong 11 Bus Listrik County EV Jadi Transportasi Publik Bali

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Mesin Turbo Bermasalah, Bus Transjakarta Koridor 2 Mengepulkan Asap Pekat di Senen

Mesin Turbo Bermasalah, Bus Transjakarta Koridor 2 Mengepulkan Asap Pekat di Senen

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Bikin Panik! Bus Transjakarta Mati Mesin dan Berasap di Tol, Penumpang Berhamburan Turun

Bikin Panik! Bus Transjakarta Mati Mesin dan Berasap di Tol, Penumpang Berhamburan Turun

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute

Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:42 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos

Lagi, Viral Oknum Jual Kartu Gratis Transjakarta Rp500 Ribu di Medsos

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:40 WIB

MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik

MTI Minta Insentif Motor Listrik Dievaluasi, Subsidi Dialihkan ke Bus Listrik

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 13:34 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×