Karena Pernah Bilang Pikirkan Tesla 24/7, Elon Musk Batal Meminang Twitter?

Sabtu, 09 Juli 2022 | 11:18 WIB
Karena Pernah Bilang Pikirkan Tesla 24/7, Elon Musk Batal Meminang Twitter?
Elon Musk saat peresmian Tesla Gigafactory dekat Brandenburg, Jerman [Reuters via ANTARA]

Suara.com - Nama Elon Musk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Tesla Incorporation dan SpaceX makin trending saat berniat meminang media sosial Twitter. Minatnya terhadap media sosial ini diberitakan sedemikian seru, hingga menjual sekian bagian saham perusahaan mobil listrik miliknya agar bisa segera memenuhi pembayaran kepemilikan Twitter.

Meski demikian, ia memberikan pernyataan bahwa Tesla Incorporation, termasuk pabrik Gigafactory yang tersebar di Amerika Serikat, China, serta Jerman, tetap dalam ruang lingkup pikirannya. Yaitu selama 24 jam setiap hari dalam setiap minggunya.

"Tesla ada di pikiran saya 24/7," demikian cuit Elon Musk dalam media sosial Twitter, seperti dikutip dari Indian Express.

Elon Musk [antara]
Elon Musk [antara]

Kabar terbaru, seperti dikutip dari The Independent, Inggris, lelaki lima anak itu disebutkan batal membeli Twitter.

Apakah perusahaan mobil listrik dan ruang angkasa lebih ia pentingkan?

Alasan Elon Musk, seperti disebutkan pengacaranya disebabkan banyak masalah dalam kesepakatan pembelian media sosial senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat (AS) itu.

Menurut pengacara Elon Musk, Twitter tampaknya telah membuat pernyataan palsu dan menyesatkan ketika memasuki Merger Agreement.

Kesepakatan antara Twitter dan Elon Musk sudah termasuk biaya perpisahan senilai 1 miliar dolar AS, yang harus dibayar jika kesepakatan tidak tercapai.

"Dewan Twitter berkomitmen untuk menutup transaksi pada harga dan persyaratan yang disepakati dengan Musk dan berencana untuk mengambil tindakan hukum untuk menegakkan perjanjian merger. Kami yakin kami akan menang di Delaware Court of Chancery," jelas Bret Taylor, Chairman Twitter, pada Sabtu (9/7/2022).

Baca Juga: Tesla Gaet Samsung Jadi Pemasok Modul Kamera?

Sebelumnya, Elon Musk berulang kali mengatakan bahwa eksekutif Twitter menyembunyikan data bot dan akun spam di platform. Twitter menyatakan bahwa perusahaannya hanya memiliki kurang dari lima persen akun bot dari pengguna aktifnya.

Akan tetapi Elon Musk tidak mempercayai besaran angka tadi sampai ia bisa memeriksanya sendiri.

Pengacara mengatakan bahwa Elon Musk telah meminta informasi terperinci cara Twitter menemukan akun spam dan akun palsu, dan menangguhkannya. Termasuk detail lebih lanjut tentang cara kerja bagi pengguna aktif harian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI