Bukan Milenial atau Gen Z, Ternyata Generasi Ini yang Paling Siap Adopsi Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Kamis, 21 Agustus 2025 | 19:24 WIB
Bukan Milenial atau Gen Z, Ternyata Generasi Ini yang Paling Siap Adopsi Mobil Listrik
Ilustrasi mobil listrik sedang melakukan pengisian daya. (Unsplash/Michael Fousert)

Suara.com - Di tengah gencarnya kampanye mobil listrik yang menyasar kaum muda, sebuah survei justru mengungkap fakta yang mengejutkan. Generasi X, atau mereka yang lahir antara tahun 1965 hingga 1980, tercatat sebagai kelompok usia yang paling siap untuk mengadopsi mobil listrik (EV) dalam lima tahun mendatang.

Menurut laporan yang dilansir Drive, temuan ini berasal dari survei yang dilakukan oleh situs Money terhadap lebih dari 1.000 pengemudi dari berbagai generasi di Australia. Hasilnya mematahkan asumsi bahwa generasi mudalah yang paling antusias dengan teknologi kendaraan ramah lingkungan.

Survei tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 23 persen responden dari Gen X menyatakan akan memilih mobil listrik sebagai kendaraan mereka berikutnya. Angka ini secara signifikan mengungguli generasi milenial yang berada di posisi kedua dengan 20 persen, diikuti oleh Gen Z sebanyak 16 persen. Sementara itu, generasi Baby Boomer menjadi kelompok yang paling resisten, di mana hanya 11 persen yang berminat pada EV.

Namun, peta preferensi berubah drastis ketika pilihan beralih ke mobil hybrid. Gen Z justru menjadi kelompok yang paling tertarik dengan 42 persen responden menyatakan minatnya. Mereka diikuti oleh milenial (36 persen), sementara Gen X dan Baby Boomer menunjukkan minat yang sama di angka 33 persen.

Di sisi lain, mobil konvensional bermesin bensin atau diesel (ICE) masih menjadi pilihan utama bagi generasi yang lebih tua. Sebanyak 53 persen dari kelompok Baby Boomer menyatakan akan tetap setia pada kendaraan ICE. Gen X berada di urutan kedua dengan 42 persen, disusul oleh milenial (40 persen) dan Gen Z (38 persen).

Survei ini juga menyoroti tiga faktor utama yang masih menjadi penghalang bagi adopsi mobil listrik secara luas. Sebanyak 21 persen responden menyebut kekhawatiran terbesar mereka adalah daya tahan baterai dan biaya pembelian awal yang masih tinggi. Selain itu, keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian daya juga menjadi kendala serius bagi 18 persen responden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Era Mobil Listrik Melambat, Konsumen Asia Ramai-Ramai Beralih ke Hybrid

Era Mobil Listrik Melambat, Konsumen Asia Ramai-Ramai Beralih ke Hybrid

Otomotif | Rabu, 20 Agustus 2025 | 19:16 WIB

Mobil Listrik BYD Atto 1 vs Wuling Air Ev: Sama-Sama Mungil, Mana yang Lebih Worth It?

Mobil Listrik BYD Atto 1 vs Wuling Air Ev: Sama-Sama Mungil, Mana yang Lebih Worth It?

Otomotif | Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:37 WIB

Apa Perbedaan BYD Atto 1 dan 3? Adu Harga, Baterai, hingga Fitur Keselamatan

Apa Perbedaan BYD Atto 1 dan 3? Adu Harga, Baterai, hingga Fitur Keselamatan

Otomotif | Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:33 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×