Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal

Manuel Jeghesta Nainggolan | Michele Alessandra Amabelle | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 17:08 WIB
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
Penampakan Impor Mobil Pick Up dari India yang Sudah Tiba di Jakarta. (Foto: Ist)
  • PT Agrinas Pangan Nusantara impor 105.000 unit truk Mahindra dan Tata dari India untuk Koperasi Merah Putih.
  • Gaikindo mengonfirmasi Agrinas telah berkomunikasi, tetapi impor dilakukan karena kendala waktu dan spesifikasi mendesak.
  • Industri lokal tidak mampu memenuhi permintaan besar dan spesifikasi khusus 4x4 pick up dalam jangka waktu ketat.

Suara.com - PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi perbincangan publik setelah memutuskan untuk mengimpor 105.000 unit truk dan pick up dari India. 

Kendaraan bermerek Mahindra dan Tata Motors tersebut didatangkan guna memenuhi kebutuhan armada Koperasi Merah Putih. Kebijakan ini sempat menuai sorotan tajam lantaran dianggap tidak melibatkan industri otomotif dalam negeri.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan bahwa pihak Agrinas sebenarnya sudah menjalin komunikasi sebelum langkah impor diambil.

Rizwan Alamsjah selaku Vice Chairman Data and Statistics Gaikindo menyebut pihak Agrinas sempat menanyakan ketersediaan kendaraan jenis light truck dan pick up produksi nasional.

“Memang mereka datang ke kami dan menanyakan soal light truck dan pick up,” ujar Rizwan di Jakarta pada Rabu 25 Februari 2026.

Namun proses negosiasi tersebut tidak berlanjut ke tahap kesepakatan karena adanya kendala waktu yang sangat mendesak. 

Ilustrasi Impor Mobil India. (Gemini)
Ilustrasi Impor Mobil India. (Gemini)

Industri otomotif nasional dinilai memerlukan persiapan matang untuk memenuhi permintaan dalam jumlah besar. Rizwan menjelaskan bahwa proses produksi kendaraan komersial melibatkan ekosistem yang luas dan kompleks.

“Jangka waktu yang diminta cukup ketat. Industri perlu persiapan, bukan hanya dari sisi pabrikan tetapi juga supplier. Sementara supplier yang sama juga memasok ke berbagai merek, jadi kalau permintaan datang bersamaan tentu jadi tantangan,” kata Rizwan.

Kesiapan rantai pasok dari tingkat Tier 1 hingga Tier 3 menjadi faktor krusial yang membutuhkan waktu penyesuaian kapasitas produksi. Selain masalah tenggat waktu, pengadaan kendaraan untuk segmen pick up juga menghadapi tantangan besar terkait spesifikasi dan harga. 

Pihak Agrinas dikabarkan memiliki standar khusus yang sulit dipenuhi oleh produsen lokal dalam waktu singkat.

“Untuk pick up tidak terlalu banyak pembicaraan. Mereka sudah menetapkan patokan harga dan spesifikasi 4x4, sehingga tidak ada perkembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Hingga saat ini belum ada titik temu atau kesepakatan lanjutan antara pihak Agrinas dan industri otomotif nasional. Alhasil keputusan impor menjadi pilihan utama untuk mengejar target pengadaan unit kendaraan komersial tersebut secara cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta

Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta

Otomotif | Rabu, 25 Februari 2026 | 12:32 WIB

Polemik Impor Pick Up India Ditengah Dominasi Kendaraan Niaga 4x2 Produksi Dalam Negeri

Polemik Impor Pick Up India Ditengah Dominasi Kendaraan Niaga 4x2 Produksi Dalam Negeri

Otomotif | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:47 WIB

Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap

Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:43 WIB

Terkini

PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi

PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 00:36 WIB

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 20:52 WIB

Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik

Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 19:30 WIB

5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk GoCar Prestige, Beserta Syarat Speknya

5 Rekomendasi Mobil Bekas untuk GoCar Prestige, Beserta Syarat Speknya

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 19:30 WIB

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 18:33 WIB

Daftar Harga Motor Listrik Alva: Mana Saja yang Jago di Tanjakan?

Daftar Harga Motor Listrik Alva: Mana Saja yang Jago di Tanjakan?

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 18:05 WIB

5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir

5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 17:45 WIB

Terpopuler: Motor Listrik MBG Kalah dari Jagoan Lokal, EV Murah untuk Taksi Online

Terpopuler: Motor Listrik MBG Kalah dari Jagoan Lokal, EV Murah untuk Taksi Online

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 17:35 WIB

5 Mobil Listrik Bekas Termurah yang Cocok untuk Taksi Online, Mulai Rp100 Jutaan

5 Mobil Listrik Bekas Termurah yang Cocok untuk Taksi Online, Mulai Rp100 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 17:00 WIB

Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?

Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 16:15 WIB