- Filter udara kotor hambat aliran udara dan paksa mesin sedot bensin.
- Busi aus picu pembakaran tidak sempurna yang buang bensin secara percuma.
- Tekanan ban rendah tingkatkan hambatan gulir sehingga konsumsi bahan bakar melonjak.
Suara.com - Isu kenaikan harga BBM nonsubsidi yang diprediksi bakal berlaku per 1 April 2026 tengah membuat sebagian masyarakat cemas.
Bila harga BBM benar-benar naik, menjaga efisiensi konsumsi bensin kendaraan tentu sangat penting bagi para pemilik mobil.
Banyak yang mengira bensin boros hanya karena gaya mengemudi yang ugal-ugalan.
Padahal, kondisi komponen mobil yang rusak atau tidak terawat bisa membuat bensin cepat habis.
Agar mobil tetap irit dan performa tetap jos, berikut komponen mobil yang wajib Anda cek dan servis sebelum harga BBM resmi naik:

1. Filter Udara
Filter udara bertugas menyaring debu agar tidak masuk ke ruang bakar.
Jika filter sudah sangat kotor, aliran udara ke mesin akan terhambat.
Akibatnya, mesin harus bekerja ekstra keras dan menyedot lebih banyak bensin untuk menghasilkan tenaga.
Cobalah cek bagian filter udara mobil Anda, karena segera ganti yang baru jika sudah hitam pekat.
2. Busi
Busi yang sudah aus atau kotor juga membuat percikan api tidak optimal.
Pembakaran di dalam mesin pun menjadi tidak sempurna, sehingga banyak bensin yang terbuang sia-sia tanpa menjadi tenaga.
3. Tekanan Ban dan Spooring
Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir dengan aspal.