Pemerintah Respons Isu BBM Naik, Begini 5 Tips Pakai Motor agar Irit Bensin

Nur Khotimah | Suara.com

Selasa, 31 Maret 2026 | 18:05 WIB
Pemerintah Respons Isu BBM Naik, Begini 5 Tips Pakai Motor agar Irit Bensin
Pengendara mengisi BBM di sebuah SPBU di Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Isu harga BBM (Bahan Bakar Minyak) naik bikin publik panik hingga pemerintah turun tangan merespon.

Adapun jika isu tersebut memang benar, maka masyarakat tentu harus putar otak memikirkan bagaimana caranya penggunaan kendaraan bermotor bisa hemat.

Namun, pemerintah akhirnya memberikan respon tegas terhadap isu BBM naik per 1 April 2026 yang kadung membuat publik panik.

Istana Negara melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026) menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina terkait proyeksi harga BBM.

Prasetyo mengungkap bahwa melalui koordinasi tersebut, pemerintah memastikan bahwa BBM tak akan naik.

Ilustrasi BBM - update harga BBM terbaru per 1 November 2022 (Pexels)
Ilustrasi BBM (Pexels)

Kabar yang dibawa oleh sang menteri memang melegakan. Namun, tentu masyarakat juga harus bersiap berkaca dengan kondisi geopolitik yang mempengaruhi pasar minyak dunia.

Salah satu cara agar bisa "survive" di tengah kenaikan BBM tentu dengan menggunakan kendaraan bermotor seperti sepeda motor pribadi dengan bijak.

Intip beberapa tips pakai motor agar hemat BBM berikut:

1. Menjaga kecepatan tetap konstan

Cara paling efektif menghemat bensin adalah dengan menjaga putaran mesin tetap stabil.

Hindari kebiasaan menarik gas secara mendadak atau melakukan pengereman keras secara tiba-tiba jika tidak diperlukan.

Berkendara pada kecepatan ekonomis, biasanya di kisaran 40–60 km/jam, akan membuat pembakaran di dalam mesin jauh lebih sempurna.

Konsumsi bahan bakar pun menjadi lebih efisien karena mesin tidak dipaksa bekerja ekstra keras untuk menghadapi perubahan momentum yang drastis.

2. Mematikan mesin saat berhenti lama

Mesin yang menyala dalam posisi diam (idle) tetap mengonsumsi bahan bakar tanpa menghasilkan jarak tempuh.

Jika terjebak di lampu merah yang durasinya lebih dari 60 detik atau sedang menunggu seseorang, sebaiknya matikan mesin motor.

Fitur Idling Stop System pada motor modern sangat membantu dalam hal ini.

Dengan mematikan mesin saat berhenti lama, pemborosan bensin yang sia-sia dapat dikurangi secara signifikan setiap harinya tanpa mengurangi kenyamanan berkendara.

3. Memastikan tekanan ban ideal

Ban yang kekurangan angin akan meningkatkan luas penampang yang bersentuhan dengan aspal, sehingga menciptakan hambatan gulung yang lebih besar.

Kondisi ini membuat mesin harus bekerja lebih berat untuk menggerakkan motor, yang berujung pada konsumsi BBM yang lebih boros.

Selalu periksa tekanan udara sesuai spesifikasi pabrikan secara rutin, minimal seminggu sekali.

Ban dengan tekanan yang tepat tidak hanya menghemat bahan bakar, tetapi juga menjaga stabilitas berkendara dan memperpanjang usia pakai ban.

4. Melakukan servis berkala secara rutin

Kondisi komponen mesin yang kotor, seperti filter udara atau busi yang sudah aus, dapat menghambat proses pembakaran.

Servis rutin memastikan seluruh sistem mekanis dan elektronik motor berada dalam performa optimal.

Penggantian oli tepat waktu juga sangat krusial untuk meminimalisir gesekan antar komponen di dalam mesin.

Motor yang terawat dengan baik cenderung lebih irit bensin karena tenaga yang dihasilkan tersalurkan secara maksimal ke roda tanpa banyak energi yang terbuang percuma.

5. Membatasi beban muatan berlebih

Setiap kilogram beban tambahan pada motor akan memaksa mesin membakar lebih banyak bahan bakar untuk mempertahankan kecepatan.

Hindari membawa barang bawaan yang melampaui kapasitas maksimal motor atau melakukan modifikasi yang menambah bobot kendaraan secara signifikan.

Selain memicu pemborosan bensin, beban berlebih juga berisiko merusak komponen suspensi dan membahayakan keselamatan.

Membawa muatan secukupnya membuat tarikan motor terasa lebih ringan, sehingga efisiensi bahan bakar dapat terjaga dengan lebih baik selama perjalanan.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!

7 Motor yang Kurang Cocok Pakai Pertamax, Jangan Sampai Salah Isi BBM!

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:44 WIB

6 Pilihan Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM dan Awet Jangka Panjang

6 Pilihan Mobil Diesel Bekas yang Irit BBM dan Awet Jangka Panjang

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:30 WIB

5 Motor Listrik yang Praktis Bisa Cas di Rumah, Bekal Hadapi Isu BBM Naik

5 Motor Listrik yang Praktis Bisa Cas di Rumah, Bekal Hadapi Isu BBM Naik

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:25 WIB

Pesona Motor Sport Yamaha yang Kini Tampilan Ala Fazzio, Masuk Indonesia Gak Nih?

Pesona Motor Sport Yamaha yang Kini Tampilan Ala Fazzio, Masuk Indonesia Gak Nih?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:12 WIB

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:37 WIB

Cara Menyetel Karburator Motor agar Irit Bensin, Jadi Lebih Hemat BBM

Cara Menyetel Karburator Motor agar Irit Bensin, Jadi Lebih Hemat BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:05 WIB

Harga Pertalite Mau Naik? Suzuki S-Presso Malah Makin Jadi Rebutan Gara-gara Ini

Harga Pertalite Mau Naik? Suzuki S-Presso Malah Makin Jadi Rebutan Gara-gara Ini

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:05 WIB

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:02 WIB

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:40 WIB