VKTR Milik Siapa? Perusahaan di Magelang yang Siap Bantu Ambisi Prabowo Produksi Sedan Listrik

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 11 April 2026 | 12:07 WIB
VKTR Milik Siapa? Perusahaan di Magelang yang Siap Bantu Ambisi Prabowo Produksi Sedan Listrik
VKTR Milik Siapa? Perusahaan Basis Magelang yang Siap Bantu Ambisi Prabowo Produksi Sedan Listrik [ANTARA FOTO/Anis Efizudin/YU]
  • Pabrik VKTR di Magelang ditargetkan memulai produksi massal mobil sedan listrik pada tahun 2028. 
  • Langkah strategis ini adalah bagian dari visi Prabowo mewujudkan kemandirian industri kendaraan listrik nasional. 
  • Anindya Bakrie dan Gilarsi Wahju Setijono menjadi tokoh sentral penggerak ekosistem industri VKTR saat ini. 

Suara.com - Langkah besar pemerintahan Prabowo Subianto untuk menciptakan kemandirian otomotif nasional mulai terlihat nyata seiring target produksi massal mobil sedan listrik pada tahun 2028 mendatang.

Ambisi tersebut kini disandarkan pada fasilitas perakitan baru milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang yang siap melahirkan berbagai jenis mobil masa depan.

Peresmian fasilitas perakitan yang dilangsungkan pada 9 April 2026 lalu ini menandai babak baru industri otomotif Tanah Air.

Untuk saat ini, lini produksi VKTR memang masih mencurahkan tenaganya pada kendaraan niaga kelas berat seperti bus dan truk listrik.

Namun, peta jalan yang disusun sudah sangat jelas: transisi menuju kendaraan penumpang siap dieksekusi.

"Rencana kita, saya berharap tahun 2028 kita akan produksi secara besar-besaran mobil sedan dari listrik," tegas Prabowo saat meresmikan fasilitas tersebut.

Bagi manajemen VKTR, proyek ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan mandat strategis.

Mengutip catatan BPMI Setpres, Presiden Komisaris VKTR, Anindya Novyan Bakrie, melihat momentum ini sebagai loncatan krusial bagi Indonesia.

Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk Anindya Novyan Bakrie di Jakarta, Jumat (2/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]
VKTR Milik Siapa? Perusahaan Basis Magelang yang Siap Bantu Ambisi Prabowo Produksi Sedan Listrik, Anindya Novyan Bakrie di Jakarta, Jumat (2/9/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Berbekal pesan presiden bahwa krisis sering kali menyembunyikan peluang besar, ia sangat yakin perusahaannya punya landasan kokoh menuju kemandirian industri.

Fokus pengembangan VKTR bertumpu pada dua pilar utama. Pertama, mengawal target net zero emission di tahun 2060 lewat percepatan dekarbonisasi.

Kedua, membangun fondasi ketahanan energi nasional agar tidak terus-menerus bergantung pada bahan bakar fosil.

Lewat pertimbangan inilah kendaraan komersial dipilih sebagai batu loncatan sebelum merambah ke ranah mobil penumpang.

Duo Eksekutor di Balik Mesin VKTR

Berbicara soal sepak terjang VKTR, sulit rasanya melepaskan nama Anindya Novyan Bakrie dari kursi kemudi strategi.

Pria kelahiran 10 November 1974 ini merupakan putra sulung Aburizal Bakrie dan pewaris langsung trah bisnis Achmad Bakrie.

Kapasitas intelektualnya ditempa di dua institusi bergengsi Amerika Serikat. Anindya meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari Northwestern University pada tahun 1996, lalu mempertajam insting bisnis globalnya lewat program GMIX di Stanford Graduate School of Business.

Kariernya mekar setelah pulang ke Indonesia pada awal era milenium. Sempat menjajaki posisi strategis di PT Bakrie & Brothers Tbk, ia kemudian melebarkan sayap ke industri penyiaran.

Berawal dari memoles ANTV, lalu mengakuisisi Lativi menjadi tvOne, Anindya sukses membangun kerajaan media di bawah bendera VIVA.

Posisinya kini kian sentral sebagai Ketua Umum Kadin hingga 2029, sekaligus arsitek utama kemudi Bakrie & Brothers.

Jika Anindya bertugas menggambar visi besar dari kursi komisaris, maka urusan lapangan diserahkan sepenuhnya kepada Gilarsi Wahju Setijono.

Menjabat sebagai Direktur Utama, mantan bos PT Pos Indonesia periode 2015-2020 ini merupakan sosok bertangan dingin yang berhasil menyulap VKTR dari sekadar perusahaan distributor menjadi produsen manufaktur murni.

Jam terbang Gilarsi sebagai mantan CEO PT Perminas terbukti ampuh. Di bawah komandonya, VKTR mampu memompa kapasitas produksi hingga menyentuh angka 10.000 unit bus listrik.

Tidak berhenti pada urusan kuantitas, ia juga agresif memacu Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Manuver cemerlangnya paling kentara saat ia berhasil merangkul raksasa otomotif global sekaliber Hino, Mitsubishi Fuso, hingga Toyota pada 2024 silam untuk berkolaborasi mengembangkan ekosistem kendaraan listrik lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Changan Deepal S05 REEV Adopsi Desain Sayap Pesawat Luar Angkasa ke Mobil

Changan Deepal S05 REEV Adopsi Desain Sayap Pesawat Luar Angkasa ke Mobil

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 09:40 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 20:52 WIB

Terkini

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:50 WIB

Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:04 WIB

Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:24 WIB

Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif

Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:15 WIB

Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:30 WIB

Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:10 WIB

Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:22 WIB

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Auto2000 Masih Pede Jualan Veloz Hybrid Meski Ditantang BYD M6 PHEV dari Sisi Harga dan Teknologi

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:20 WIB

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:10 WIB

Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok

Proyek Pabrik BYD Subang Kebakaran, Diduga Akibat Puntung Rokok

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:03 WIB