Wuling Air EV tetap jadi pilihan lebih irit ketimbang LCGC

Wuling Air EV tetap menjadi primadona di jalanan kota karena dimensinya yang mungil, membuatnya sangat lincah menyalip di kemacetan dibandingkan mobil LCGC konvensional.
Keunggulan utamanya terletak pada biaya perawatan yang sangat rendah karena tidak memerlukan ganti oli mesin, busi, atau filter bahan bakar secara rutin.
Meskipun ukurannya ringkas, interiornya terasa sangat modern dan mewah berkat kehadiran layar ganda yang informatif.
Parkir di lahan sempit pun menjadi urusan mudah, menjadikannya kendaraan harian paling praktis.
Selain itu, fitur perintah suara berbahasa Indonesia (WIND) memberikan pengalaman berkendara yang jauh lebih canggih dan eksklusif daripada mobil sekelasnya di segmen ekonomis.
Unggul di efisiensi
Bicara soal hemat, Wuling Air EV benar-benar juara karena biaya pengisian daya listriknya jauh di bawah harga bensin LCGC termurah sekalipun.
Untuk mengisi daya baterai dari posisi kosong hingga penuh di rumah, biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp30.000 hingga Rp45.000 tergantung varian.
Dengan biaya sekecil itu, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 200 sampai 300 kilometer, yang berarti biaya per kilometernya hanya sekitar Rp150 saja.
Kemudahan pengisian daya di rumah dengan sistem easy charging membuat penggunanya tidak perlu lagi mengantre di SPBU, sehingga lebih hemat waktu dan energi setiap harinya.
Harga Wuling Air EV
Harga Wuling Air EV juga masih menjadi alasan kenapa mobil kecil ini layak beli. Berikut daftar harganya.
Daftar Harga Wuling Air EV Baru (OTR Jakarta)
- Wuling Air EV Lite Standard Range (200 km): Rp214.000.000.
- Wuling Air EV Lite Long Range (300 km): Rp251.000.000.
- Wuling Air EV Standard Range: Rp248.000.000.
- Wuling Air EV Pro Long Range (300 km): Rp307.000.000.
Estimasi harga Wuling Air EV bekas
Pasar mobil bekas untuk Air EV cukup stabil karena permintaannya yang tinggi untuk mobilitas perkotaan dan ganjil-genap. Berikut taksiran harganya.