Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:11 WIB
Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global
Ilustrasi mobil China. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Kelangkaan kapal khusus memaksa produsen otomotif China mencari metode logistik alternatif untuk mengirimkan kendaraan ke pasar global.
  • Leapmotor dan Stellantis sukses mengirimkan 1.800 unit mobil ke Brasil menggunakan metode rangka logam pada kapal kargo.
  • Industri otomotif kini memanfaatkan kontainer standar serta memodifikasi kapal kargo untuk mengatasi keterbatasan armada pengangkut kendaraan konvensional.

Suara.com - Lonjakan ekspor mobil China kini menghadapi hambatan besar di sektor logistik. Tingginya permintaan pengiriman global memicu kelangkaan kapal khusus pengangkut kendaraan. 

Fenomena ini memaksa sejumlah produsen otomotif untuk mencari metode alternatif agar ekspor mobil ke pasar internasional tidak terhenti.

Salah satu langkah berani diambil oleh Leapmotor yang kini didukung oleh grup otomotif Stellantis. Bekerja sama dengan COSCO Shipping Specialized Carriers, mereka mulai menerapkan metode Flat Rack untuk mengirim unit ke luar negeri.

Lewat cara ini mobil diparkir dan diikat pada rangka logam khusus kemudian diangkat menggunakan alat berat ke kapal kargo konvensional.

Strategi tersebut terbukti efektif saat Leapmotor berhasil mengirimkan lebih dari 1.800 unit kendaraan menuju Brasil. Setelah sampai di pelabuhan tujuan, distribusi kendaraan dilanjutkan melalui jaringan logistik milik Stellantis.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pengiriman kendaraan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada armada kapal khusus yang jumlahnya sangat terbatas di pasar global saat ini.

Mobil yang siap diekspor di IPC Car Terminal, PT Indonesia Kendaraan Terminal (PT IKT), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/8).
Ilustrasi ekspor mobil. (Ist)

Selain metode rangka logam, industri otomotif China juga semakin mengandalkan pengiriman menggunakan kontainer standar berukuran 40 kaki. Metode ini dianggap lebih fleksibel karena jumlah kapal kontainer jauh lebih banyak dibandingkan kapal Ro-Ro. 

Satu kontainer mampu mengangkut dua hingga empat unit mobil sekaligus tergantung pada dimensi kendaraan yang dikirimkan.

Inovasi lain muncul dari modifikasi kapal pengangkut bubur kertas yang dialihfungsikan menjadi pengangkut mobil. Dengan menggunakan rangka lipat khusus, mobil dapat disusun hingga delapan lapis di dalam ruang muat kapal.

baca juga

Meskipun berbagai cara alternatif terus dikembangkan, para pelaku industri otomotif tetap menilai kapal Ro-Ro sebagai tulang punggung utama ekspor mobil secara global yang sulit digantikan sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah

GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:18 WIB

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:05 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang

Rating Keselamatan Bintang Lima Bukan Jaminan Aman dari Bahaya Tabrak Belakang

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:02 WIB

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

5 Mobil Listrik Murah 150 Jutaan dari Atto 1 hingga Ioniq, Simak Saran Pakar

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05 WIB

Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km

Intip Pesona Motor Listrik Mungil dari Yamaha: Cocok Gantikan BeAT, Jarak Tempuh 83 Km

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 17:30 WIB

Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox

Yamaha Mio 150 Mengaspal, Beginikah Wujudnya? Bodi Mungil Mesin Seperkasa Aerox

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:15 WIB

Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung

Komunitas XMAX Lihat Langsung Dapur Produksi Motor Yamaha di Pulogadung

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 14:36 WIB

Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru

Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:58 WIB

Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta

Solusi Buruh dan Mahasiswa: 5 Motor Gesit yang Bisa Dibeli dengan Harga Under 10 Juta

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:21 WIB

5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga

5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:42 WIB

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Daftar 10 Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Juli 2026

Otomotif | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:27 WIB

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan

Otomotif | Senin, 06 Juli 2026 | 20:25 WIB

×