Kerap Terulang Warga Keracunan, Pemkab Karawang Rekomendasikan PT Pindo Minta Relokasi

Purwasuka | Suara.com

Selasa, 20 September 2022 | 11:16 WIB
Kerap Terulang Warga Keracunan, Pemkab Karawang Rekomendasikan PT Pindo Minta Relokasi
Poret warga Kampung Cigempol Kabupaten Karawang yang mengalami keracunan gas klorin. (ANTARA/Ali Khumaini)

KARAWANG - Peristiwa warga keracunan di dekat pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II sudah sering terjadi sejak beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karawang pun merekomendasikan agar pabrik tersebut merelokasi

Bupati Karawang, Cellia Nurachadiana mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok rencana relokasi terhadap pabrik tersebut. Tujuannya ada warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel tidak kembali menjadi korban keracunanan gas klorin hasil produksi pabrik tersebut.

"Kami akan segera mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk Pindo Deli terkait peristiwa keracunan gas pabrik yang dialami warga," katanya pada Senin (19/9/2022).

"Ini (peristiwa keracunan gas pabrik) yang dialami warga sudah berkali-kali, sudah empat kali kejadian. Tidak boleh didiamkan. Jadi harus ada solusi jangka panjang," tambah Cellica.

Dia menerangkan, relokasi ini tidak semudah yang dipikirkan. Namun dengan menjunjung asas keadilan bagi warga Kampung Cigempol dan juga pihak perusahaan.

Sehingga, dikemudian hari dari kedua belah pihak tersebut tidak mengalami kerugian. Mengingat, peristiwa keracunan ini sudah sering terjadi.

Diketahui, peristiwa keracunan warga kampung tersebut sudah terjadi sejak tahun 2017. Kemudian berulang tahun Mei 2018 dan Juni 2021. Terbaru, terjadi pada Rabu (14/9/2022).

Keracunan yang mendera puluhan warga kampung diduga terjadi karena gas klorin hasil produksi pabrik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II.

Cellica menegaskan, di antara solusi jangka panjang yang akan direkomendasikan Pemkab ke PT Pindo Deli II adalah melakukan relokasi. Artinya warga direlokasi ke tempat yang lebih aman atau perusahaannya yang direlokasi. 

"Kalau untuk relokasi warga, saya yakin itu bisa dilakukan oleh Pindo Deli II. Itu menggunakan uang perusahaan dari program CSR. Ini harus jadi perhatian, karena kami ingin solusi jangka panjang," ucapnya mengutip dari Antara.

Warga yang tinggal di sekitar pabrik yang berisiko tinggi terkena pencemaran gas pabrik hingga mengakibatkan keracunan itu ada 204 keluarga. 

Rekomendasi lain yang akan disampaikan ialah menanggung pembayaran BPJS Kesehatan untuk warga. Sebab pihak perusahaan tidak bisa menjamin kalau kejadian serupa tidak terjadi dalam waktu-waktu mendatang.

Selain itu, bupati juga memastikan kalau saat ini operasi pabrik PT Pindo Deli dihentikan terlebih dahulu sampai dilakukan perbaikan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berulang Kali Bikin Warga Keracunan, Pemkab Karawang Minta PT Pindo Lakukan Relokasi

Berulang Kali Bikin Warga Keracunan, Pemkab Karawang Minta PT Pindo Lakukan Relokasi

Kalbar | Selasa, 20 September 2022 | 10:25 WIB

Modus Pinjam Motor, Pelaku Curanmor di Purwakarta Ditangkap Polisi

Modus Pinjam Motor, Pelaku Curanmor di Purwakarta Ditangkap Polisi

| Senin, 19 September 2022 | 17:59 WIB

Pagi Tadi, Warga Kosambi Permai Karawang Digegerkan Penemuan Mayat Bayi

Pagi Tadi, Warga Kosambi Permai Karawang Digegerkan Penemuan Mayat Bayi

| Senin, 19 September 2022 | 16:26 WIB

Terkini

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:01 WIB

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Gandeng OpenAI, Novo Nordisk Percepat Revolusi AI di Sektor Kesehatan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB

Tidak Ada Kampus yang Sempurna! Membaca Catatan Hati Seorang Mahasiswa

Tidak Ada Kampus yang Sempurna! Membaca Catatan Hati Seorang Mahasiswa

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 15:00 WIB

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Danantara Kantongi Dividen Rp16,67 Triliun dari BBRI, Sinyal Positif Bagi Pasar?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:57 WIB

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

Ketua Ombudsman Terseret Kasus Nikel, Komisi II DPR Akui Luput dan Sampaikan Maaf

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:55 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:50 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

Kasus Air Keras Andrie Yunus, KontraS Boikot Sidang Militer Anggota BAIS TNI?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:48 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

Polisi Ciduk Pengedar Obat Tramadol Berkedok Jualan Ikan Cupang di Jakarta Pusat

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 14:47 WIB

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

Serangan Roket Lebanon Lukai 7 Warga Israel di Karmiel dan Nahariya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 14:46 WIB