Sumber Dana Pensiun ASN Membebani Negara? Ini Penjelasannya

Serang | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:34 WIB
Sumber Dana Pensiun ASN Membebani Negara? Ini Penjelasannya
Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (dok. Bea Cukai)

SuaraSerang.id - Pasca santernya isu perombakan sistem pembayaran dana pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikemukakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu yang mengatakan sistem saat ini sangat membebani negara.

Ini terjadi karena sumber dana pensiun ASN berasal dari APBN. Untuk membayar pensiunan pegawai negeri, negara harus mengeluarkan Rp 2.800 triliun.


"Reformasi di bidang pensiun saat ini menjadi sangat penting," kata Sri Mulyani saat rapat dengan Komisi XI DPR, Rabu (24/8/2022) lalu.

Menurut mantan pejabat Bank Dunia itu, sistem yang digunakan untuk pensiunan ASN berasal dari dana pensiun hasil dari pendapatan iuran ASN sebesar 4,75 persen dari gaji yang dikumpulkan dari PT Taspen dan dana dari APBN. Hal itu juga terjadi pada TNI dan Polri, yang membedakan pengelolanya oleh PT ASABRI.


"Untuk ASN TNI Polri memang mengumpulkan dan di Taspen dan di Asabri tapi untuk pensiunnya mereka tidak pernah membayar, tapi yang bayar APBN," sambung Sri Mulyani.

Jika hal ini terus berlanjut tanpa adanya inovasi, bukan tidak mungkin dalam jangka panjang risikonya akan terus meningkat karena dana pensiun tetap ada di dalam negeri bahkan setelah ASN tersebut meninggal dunia, karena akan diteruskan kepada suami/istri, anggota keluarga atau anak sampai usia tertentu.


Dengan bertambahnya jumlah pensiunan setiap tahun, beban keuangan negara tentu menjadi lebih berat. Ia berharap DPR RI juga mendukung reformasi pensiunan ASN ini melalui undang-undang.


“Hingga saat ini, Indonesia belum memiliki undang-undang pensiun. Kami berharap ini bisa menjadi prioritas reformasi sektor pensiun di Indonesia,” ujar Sri Mulyani.


Selain itu, dasar hukum pendistribusian dana pensiun lama belum diperbarui sehingga tidak lagi dianggap relevan. Menurut situs resmi PT Taspen, Program Dana Pensiun tersebut adalah penghasilan yang diterima pensiunan setiap bulan sebagai jaminan hari tua dan sebagai pengakuan atas jasa ASN yang telah bertahun-tahun bekerja di dinas Pemerintah.

Pembayaran pensiun dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Karyawan dan Pensiun Janda/Dua Pegawai. Sesuai dengan undang-undang, sumber  pembayaran pensiun berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam perkembangannya, pembayaran pensiun ASN telah menggunakan skema pembagian antara APBN dan sumber pendanaan lainnya. Sumber. Dana pensiun tersebut berasal dari dana APBN dan iuran ASN sebesar 4,75 persen gaji yang dihimpun oleh PT Taspen. 

Namun, menurut situs resmi PT Taspen, dana pensiun 100 persen berasal dari APBN sejak 2009. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 1977 tentang Pembagian, Penggunaan, Cara Pemotongan, Penyetoran, dan Besarnya Iuran-iuran yang Dipungut dari Pegawai Negeri Sipil, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun, dilakukan pemotongan iuran pensiun Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Negara.

Pemotongan iuran pensiun  pada awalnya ditempatkan pada bank-bank pemerintah yang diatur dan ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

Dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1981 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2013, sebagai tindak lanjut Dana Pensiun PNS dialihkan kepada PT Taspen (Persero) berdasarkan surat Menteri Keuangan Nomor:  S-244/MK.011/1985 tanggal 21 Februari 1985.

(Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Disebut Membebani Negara, Berapa Gaji Pensiunan PNS?

Disebut Membebani Negara, Berapa Gaji Pensiunan PNS?

News | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 14:30 WIB

Ratusan Nama ASN, Polisi hingga TNI di Banten Dicatut Parpol

Ratusan Nama ASN, Polisi hingga TNI di Banten Dicatut Parpol

Banten | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:10 WIB

Jika Tidak Ada Pembatasan, Sri Mulyani Prediksi Kuota Pertalite Habis di September 2022

Jika Tidak Ada Pembatasan, Sri Mulyani Prediksi Kuota Pertalite Habis di September 2022

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:56 WIB

Rencana Menteri Keuangan Terkait Uang Pensiun PNS yang Bebani APBN

Rencana Menteri Keuangan Terkait Uang Pensiun PNS yang Bebani APBN

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2022 | 16:45 WIB

Anies Baswedan Bilang Sampai Rp 18 Juta, Berapa Gaji Fresh Graduate PNS di Jakarta?

Anies Baswedan Bilang Sampai Rp 18 Juta, Berapa Gaji Fresh Graduate PNS di Jakarta?

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 10:51 WIB

Terkini

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 23 Maret 2026 | 22:01 WIB

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB