Tawarkan Rute Unik, Electric Jakarta Marathon 2019 Diramaikan Peserta Asing

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 28 Oktober 2019 | 12:32 WIB
Tawarkan Rute Unik, Electric Jakarta Marathon 2019 Diramaikan Peserta Asing
Electric Jakarta Marathon 2019. (Dok : Kemenpar)

Suara.com - Menawarkan rute yang unik khas ibu kota Jakarta, ajang balap lari  "Electric Jakarta Marathon 2019" diramaikan setidaknya 7.000 peserta asing yang datang dari berbagai negara di dunia. Selain bersaing di track lomba, seluruh peserta menikmati beragam rute unik yang ditawarkan melewati sudut-sudut yang selama ini kerap terlewat di Kota Jakarta.

Perhelatan yang masuk ke dalam Calender of Event (COE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), digelar Minggu (27/10/2019).

Venue utamanya di Plaza Utara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dengan edisi ke-7 menampilkan 5 kategori. Ada Full Marathon (21,195 Km), Half Marathon (21 kilometer), 10K (10 kilometer), 5K (5 kilometer), dan Maratoonz (1 kilometer). Untuk Maratoonz ini diperuntukkan khusus bagi anak-anak usia 5-10 tahun.

Chairman Jakarta Marathon 2019, Sapta Nirwandar mengatakan, ajang balap lari tahun ini diminati banyak peserta termasuk peserta asing.

"Sejak awal, Jakarta Marathon 2019 kami desain dengan menarik. Artinya, event ini ramah bagi siapa saja. Pelari profesional hingga anak-anak bisa berpartisipasi di sini. Terbuka bagi siapapun, event tahun ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai negara. Penyelenggaraannya juga meriah dengan respon positif dari publik. Kami berharap destinasi pariwisata terangkat di event ini," kata Sapta.

Antusiasme pun diperlihatkan oleh publik. Mereka terlihat memadati rute Jakarta Marathon 2019. Sesekali memberi semangat peserta sembari merekam momentum terbaik melalui kamera ponsel pintarnya.

Atmosfer serupa juga terlihat di track lomba. Apalagi, edisi ke-7 Jakarta Marathon mampu menarik minat 16.500 peserta. Dari jumlah tersebut, slot 42,4 persen merupakan pemegang paspor negara asing atau wisatawan mancanegara (wisman).

Para peserta itu datang dari berbagai negara meliputi, Singapura, Jepang, Malaysia, India, dan Korea Selatan. Untuk komposisi di luar Asia di antaranya datang dari Prancis, Italia, Belanda, hingga Amerika Serikat. Semakin menarik, karena Jepang menjadi donatur peserta terbesar dengan 507 pelari. Angka ini naik 19 persen dari event serupa 2018.

"Slot peserta asing sangat kompetitif. Sebab, komposisinya bisa dikatakan 40 banding 60. Hal itu tentu bagus bagi pariwisata Jakarta. Secara umum, mereka memang tertarik dengan berbagai experience yang ada di sini. Atmosfer yang ditawarkan lomba dan keindahan Jakarta sangat unik," jelas Sapta lagi.

Track menarik memang dimiliki Jakarta Marathon 2019. Setiap peserta bisa mengeksplorasi beragam sisi eksotis spot yang dilalui.

Landmark yang dilalui adalah Kawasan Kota Tua, Fatahillah Square, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, dan beragam spot menarik lainnya. Meski berada dalam kawasan indah, track lari tetap mengacu pada regulasi internasional.

Rute lomba tersebut tetap dikalibrasi dan disertifikasi oleh Association of International Marathon and Distance Races (AIMS). Selain AIMS, ada juga pengakuan dari International Association of Athletics Federations (IAAF). Lebih menarik lagi, level Jakarta Marathon 2019 naik tingkat menjadi IAAF Road Race Silver Label. Sapta menambahkan, kualitas Jakarta Marathon 2019 tetap terbaik.

"Rute-rute indah tetap kami tampilkan. Sebab, Jakarta punya banyak spot eksotis dengan nuansa masa silam. Apalagi, secara kualitas lomba tetap dipertahankan bahkan statusnya meningkat jadi IAAF Road Race Silver Label. Jadi, Jakarta Marathon 2019 ini paket terbaik," lanjutnya.

Menyempurnakan paket terbaiknya, Jakarta Marathon 2019 juga menawarkan experience lain. Sebab, Jakarta adalah destinasi wisata belanja yang menarik. Ada beragam pusat perbelanjaan yang dimiliki Jakarta.

Selain kualitas produk, harga yang ditawarkannya kompetitif. Semakin seru, Jakarta juga rumah beragam kuliner otentik. Selain modern, di Jakarta juga banyak dijumpai varian tradisional dengan rasa nikmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Jadi Destinasi Dunia, Tanjung Puting Harus Ada Visi dan Standar Global

Mau Jadi Destinasi Dunia, Tanjung Puting Harus Ada Visi dan Standar Global

Lifestyle | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Inovasi Produk Kehumasan Kemenparekraf Dipamerkan di SAIK 2019

Inovasi Produk Kehumasan Kemenparekraf Dipamerkan di SAIK 2019

Lifestyle | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 14:07 WIB

Kemenpar dan Ekonomi Kreatif Apresiasi Festival Ulun Danu Beratan

Kemenpar dan Ekonomi Kreatif Apresiasi Festival Ulun Danu Beratan

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 21:39 WIB

Meleleh Air Mata, Pamitan Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona

Meleleh Air Mata, Pamitan Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 12:26 WIB

Kemenpar Perkuat Pasar Jepang Melalui TEJ 2019

Kemenpar Perkuat Pasar Jepang Melalui TEJ 2019

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 09:54 WIB

Bekraf Gabung Pariwisata, Ernest Prakasa Kritik Jokowi

Bekraf Gabung Pariwisata, Ernest Prakasa Kritik Jokowi

Entertainment | Rabu, 23 Oktober 2019 | 13:42 WIB

Terkini

Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026

Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 12:07 WIB

Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali

Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 12:04 WIB

Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan

Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 08:03 WIB

Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas

Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 07:44 WIB

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 21:00 WIB

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 14:16 WIB

Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026

Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 18:25 WIB

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

Sport | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:35 WIB

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:30 WIB