Anda Pasti Tahu Nyamuk Suka Mendengung, Tapi Kenapa ?

Tantrum Suara.Com
Rabu, 22 Juni 2022 | 10:43 WIB
Anda Pasti Tahu Nyamuk Suka Mendengung, Tapi Kenapa ?
Jimmy Chan/Pexels

TANTRUM - Mungkin bukan hal yag istimewa saat membahas dengungan nyamuk. Alasannya itu hal yang biasa dalam kehidupan, apalagi di musim pancaroba.

Puncak pembahasan soal dengungan nyamuk itu usai anda diganggu habis - habisan oleh 'mereka' saat hendak tidur. Dipastikan besok hari akan muncun percakapan soal ini dengan keluarga.

Anehnya, hampir semua bahasan atau pun cerita soal dengungan nyamuk ini acap kali menyerang disekitar telinga.

Tapi jangan berburuk sangka terlebih dahulu, kata Michael Riehle, seorang Profesor Entomologi, dicuplik dari situs livescience menjelaskan dengung di telinga sebagian besar hanyalah efek samping dari kepakan sayap.

Pelakuya adalah nyamuk betina mencari makan darah setelah kawin agar memiliki energi untuk menghasilkan telur.

"Dari kejauhan, nyamuk betina memberikan isyarat pada karbon dioksida yang kita hembuskan dari tubuh kita. Karbon dioksida merangsang nyamuk betina mulai mencari inang, terbang bolak-balik mengikuti arahnya dan kembali ke sumbernya," ujar Riehle ditulis Rabu, 22 Juni 2022.

Menurut Riehle tabiat nyamuk betina berbeda dengan nyamuk jantan yang menghisap nektar bunga. 

Pertanyaanya kini kenapa harus menyerang telinga ? Alasannya, nyamuk berdengung di sekitar kepala karena merupakan sumber karbon dioksida paling banyak. 

Saat nyamuk menangkap panas tubuh dan gumpalan karbon dioksida di korban. Melalui sensor pengecap di kakinya, nyamuk betina dapat menentukan darah manusia atau hewan yang cukup untuk energinya.

Riehle menjelaskan kulit manusia mengeluarkan aroma unik yang menarik beberapa nyamuk menghisap darah. 

"Penghisap darah ini juga menyukai orang-orang yang memakai busana berwarna gelap," tukas Riehle.

Meskipun mengganggu, dengungan ini menjadi musik bagi nyamuk jantan. Faktanya, sayap jantan mengepak frekuensi yang lebih tinggi daripada betina. 

Para nyamuk lebih cenderung mencari area tubuh yang mengandung bakteri, seperti kaki.

Bunyi tersebut keluar dari kepakan sayap nyamuk. Lebih sekadar cara untuk mengganggu, dengungan nyamuk membantu mereka menemukan pasangan yang cocok. 

Melansir mosquitoreviews, sayap nyamuk betina lebih besar dan lambat, dan nyamuk jantan mengetahuinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI